thumbnail

TEORI BELAJAR BERMAKNA

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Rabu, 12 September 2012

TEORI BELAJAR BERMAKNA

David  Ausubel  adalah  seorang ahli  psikologi  endidikan. Ausubel memberi penekanan pada  proses  belajar yang bermakna. Teori belajar Ausubel terkenal  dengan belajar bermakna  dan pentingnya pengulangan sebelum  belajar dimulai. Menurut  Ausubel  belajar dapat  dikalifikasikan ke dalam  dua dimensi.  Dimensi pertama berhubungan dengan  cara informasi  atau  materi pelajaran  yang  disajikan pada siswa  melalui penerimaan  atau  penemuan. Dimensi  kedua  menyangkut cara bagimana  siswa  dapat  mengaitkan informasi  itu pada  struktur kognitif yang telah ada, yang meliputi  fakta, konsep, dan generalisasi yang telah  dipelajari dan diingat oleh siswa.
Blog, Updated at: 13.55.00
thumbnail

TEORI BELAJAR VAN HIELE

TEORI BELAJAR VAN HIELE

Dalam pembelajaran geometri terdapat teori  belajar  yang dikemukakan oleh  van Hiele  (1954) yang  menguraikan tahap-tahap  perkembangan mental  anak  dalam geometri.  van  Hiele  adalah  seorang    guru  bangsa  Belanda  yang  mengadakan penelitiandalam  pembelajaran  geometri.  Penelitian  yang  dilakukan    van  Hiele melahirkan    beberapa    kesimpulan  mengenai      tahap-tahap    perkembangan kognitif anak  dalam  memahami geometri. van  Hielemenyatakan bahwa  terdapat 5 tahap  pemahaman  geometri  yaitu:  pengenalan,  analisis,  pengurutan,  deduksi, dan akurasi.
Blog, Updated at: 13.44.00
thumbnail

TEORI PEMBELAJARAN SOSIAL DAN TEORI BELAJAR SOSIAL

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Jumat, 07 September 2012

A. Teori Pembelajaran Sosial
Konsep  motivasi  belajar  berkaitan  erat  dengan  prinsip  bahwa  perilaku  yang  memperoleh penguatan(reinforcement)  di  masa  lalu  lebih  memiliki  kemungkinan  diulang  dibandingkan dengan  perilaku  yang  tidak  memperoleh  penguatan  atau  perilaku  yang  terkena  hukuman (punishment).  Dalam  kenyataannya,  daripada  membahas  konsep  motivasi  belajar,  penganut teori  perilaku  lebih  memfokuskan  pada  seberapa  jauh  siswa  telah  belajar  untuk  mengerjakan pekerjaan  sekolah  dalam  rangka  mendapatkan  hasil  yang  diinginkan  (Bandura,  1986  dan Wielkeiwicks, 1995).
Blog, Updated at: 13.39.00
thumbnail

TEORI BELAJAR KECERDASAN GANDA

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Kamis, 06 September 2012

TEORI BELAJAR KECERDASAN GANDA

Kecerdasan adalah suatu kemampuan untuk memecahkan masalah atau menghasilkan sesuatu yang dibutuhkan di dalam latar budaya tertentu. Seseorang dikatakan cerdas bila ia dapat memecahkan masalah yang dihadapi dalam hidupnya dan mampu menghasilkan sesuatu yang berharga atau berguna bagi dirinya maupun umat manusia. Howard Gardner memperkenalkan hasil penelitiannya yang berkaitan dengan teori kecerdasan ganda, yaitu teorinya tentang menghilangkan anggapan yang ada selama ini tentang kecerdasan manusia. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa tidak ada satupun kegiatan manusia yang hanya menggunakan satu macam kecerdasan, melainkan seluruh kecerdasan yang ada. Semua kecerdasan tersebut bekerja sama sebagai satu kesatuan yang utuh dan terpadu. Komposisi keterpaduannya tentu saja berbeda-beda pada masing-masing orang. Namun kecerdasan tersebut dapat diubah dan ditingkatkan. Kecerdasan yang paling menonjol akan mengontrol kecerdasan-kecerdasan lainnya dalam memecahkan masalah. Berikut ini beberapa kecerdasan manusia, yaitu:
Blog, Updated at: 13.33.00
thumbnail

TEORI BELAJAR GESTALT

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Rabu, 05 September 2012

TEORI BELAJAR GESTALT

Gestalt berasal dari bahasa Jerman yang mempunyai padanan arti sebagai “bentuk atau konfigurasi”. Pokok pandangan Gestalt adalah bahwa obyek atau peristiwa tertentu akan dipandang sebagai sesuatu keseluruhan yang terorganisasikan. Menurut Koffka dan Kohler, ada tujuh prinsip organisasi yang terpenting yaitu :
Blog, Updated at: 13.30.00
thumbnail

TEORI BELAJAR REVOLUSI SOSIOKULTURAL

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Selasa, 04 September 2012

Teori Belajar Revolusi Sosiokultural mengacu kepada teori belajar Piagetin dan teori belajar Vygotsky. Berikut ini pembahasan tentang kedua teori tersebut.

1. Teori Belajar Piagetin
Menurut Piaget, perkembangan kognitif merupakan suatu proses genetik, yaitu proses yang didasarkan atas mekanisme biologis dalam bentuk perkembangan syaraf. Kegiatan belajar terjadi seturut dengan pola tahap-tahap perkembangan tertentu dan umur seseorang. Perolehan kecakapan intelektual akan berhubungan dengan proses mencari keseimbangan antara apa yang mereka rasakan dan ketahui pada satu sisi dengan apa yang mereka lihat suatu fenomena baru sebagai pengalaman dan persoalan. Untuk memperoleh keseimbangan atau equilibrasi, seseorang harus melakukan adaptasi dengan lingkungannya. Proses adaptasi terdiri dari asimilasi dan akomodasi. Melalui asimilasi siswa mengintegrasikan pengetahuan baru dari luar ke dalam struktur kognitif yang telah ada dalam dirinya.sedangkan melalui akomodasi siswa memodifikasi struktur kognitif yang ada dalam dirinya dengan pengetahuan yang baru.
Blog, Updated at: 13.27.00

Search Artikel

-----------------------------------------

-------------------------------------

Statistik Pengunjung

Followers

-----------------------------------------

-----------------------------------------

CB