BAGAIMANA MENYUSUN SASARAN KERJA PEGAWAI (SKP) KHUSUS KEPALA SEKOLAH DAN GURU

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Thursday, December 26, 2013





Menurut Peraturan Pemerintah No 46 Tahun 2011 dan Perka BKN No 1 Tahun 2013 yang akan diberlakukan mulai tanggal 1 Januari 2014 Penilaian  prestasi  kerja  PNS  adalah  suatu  proses penilaian  secara  sistematis  yang  dilakukan  oleh  pejabat penilai  terhadap  sasaran  kerja  pegawai  dan  perilaku kerja PNS.


Penilaian  prestasi  kerja  PNS merupakan format penilaian baru atau sebagai pengganti Daftar  Penilaian  Pelaksanaan  Pekerjaan Pegawai  Negeri  Sipil atau  yang kita kenal dengan istilah DP3

Nilai Prestasi Kerja PNS dihitungan dengan rumus = 60%  Nilai SKP + 40%  Nilai PKP. Adapun yang dimaksud Sasaran Kerja Pegawai (SKP) adalah adalah  rencana  kerja  dan  target  yang  akan  dicapai  oleh seorang PNS. SKP wajib dibuat oleh PNS pada setiap awal bulan Januari.





Harap diperhatikan bahwa berdasarkan PP No 46 Tahun 2011, PNS yang tidak menyusun SKP sebagaimana dimaksud dalam Pasal  5  dijatuhi  hukuman  disiplin  sesuai  dengan  ketentuan peraturan  perundang-undangan  yang  mengatur  mengenai disiplin PNS.


Sedangkan yang dimaksud Perilaku  kerja PNS adalah  setiap  tingkah  laku,  sikap  atau tindakan yang dilakukan oleh PNS atau tidak melakukan sesuatu  yang  seharusnya  dilakukan  sesuai  dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Asprk perilaku yang dinilai mencakup 1) Orientasi Pelavanan ; 2)  Integritas, 3) Komitmen 4) Disiplin; 5) Kerjasama; 6) Kepemimpinan (di sekolah point ke-6  khusus untuk kepala sekolah)


Berikut ini contoh SKP untuk Guru mata pelajaran dan guru kelas. Angka Kredit Guru dalam contoh ini diambil dari PERKA BKN No 1 Tahun 2013





CONTOH SASARAN  KERJA PEGAWAI
GURU

NO
I. PEJABAT 
PENILAI
NO
II. PEGAWAI NEGERI 
SIPIL YANG DINILAI
1
Nama
AINA 
MULYANA, 
M.Pd
1
Nama

2
NIP
 1971022220031003
2
NIP

3
Pangkat/
Gol.Ruang
 Pembina, IVa
3
Pangkat/
Gol.Ruang

4
Jabatan
 Kepsek
4
Jabatan
 Guru
5
Unit Kerja
 SMPN 3 Saketi
5
Unit Kerja
 SMPN 3 SAKETI
NO
III. KEGIATAN TUGAS JABATAN
AK
TARGET
KUANT/
OUTPUT
KUAL/
MUTU
WAKTU
BIA
YA
1

Melaksanakan   
penyusunan   
program   
pembelajaran 
(setiap catur 
wulan AK  1,665 
atau 
setiapsemester 
2.498)
2.498
4.996
2
La-
poran 
100
12
bu
lan
 -
2
Melaksanakan 
 penyajian   
program   
pembelajaran   
(setiap  setiap 
Cawu AK.5 atau 
setiap Semester 
AK 7.5)
7.500
15.
95%
Keha-
diran
100
12
bu
lan
 -
La-
poran 
100
12
bu
lan
-
3
Melaksanakan   
evaluasi  belajar 
(setiap semester 
 AK, 1.665 atau 
setiap semester 
AK 2.498)
2.498
4.996
2
La-
poran 
100
12
bu
lan
 -
4

Melaksanakan   
analisis  hasil 
evaluasi belajar   
(setiap Cawu AK 
0.925 atau Setiap 
Semester 1.388)
1.388
2.776
La-
poran 
100
12
bu
lan
 -
5
Menyusun dan   
melaksanakan   
program   
perbaikan dan 
pengayaan 
(Setiap Cawu 
AK 0.925 atau 
setiap Semster 
AK.1.388)
1.388
2.776
La-
poran 
100
12
bulan
 -
6
Membimbing   
siswa dalam   
kegiatan  ekstra   
kurikuler (Setiap 
Cawu Ak. 0.76 
atau Setiap 
Semester 
AK.1.140)
1.140
2.280
La-
poran 
100
12
bu
lan
 -
7
Unsur 
Penunjang

Menjadi Panitia 
dalam Kegiatan 
Sekolah (Setiap 
kali / perbulan 
AK.0.25)
0.25
0.25
1
La-
poran 
100
12
bu
lan
 -

 JUMLAH

33.07




bu
lan
 -
                                                            Saketi,  2 Januari 2013
Pejabat Penilai,                          PNS yang dinilai,




AINA MULYANA, M.Pd                ___________________
NIP. 197102222000031003         NIP



CONTOH  SASARAN  KERJA PEGAWAI
KEPALA SEKOLAH

NO
I. PEJABAT 
PENILAI
NO
II. PEGAWAI NEGERI 
SIPIL YANG 

DINILAI
1
Nama
 DRS. 
H. HENDRI, MII
1
Nama
 A-I-N-A, M.Pd
2
NIP

2
NIP

3
Pangkat/
Gol.Ruang

3
Pangkat/
Gol.Ruang
 Pembina, Iva
4
Jabatan
Kabid SMP
4
Jabatan
 Kepsek
5
Unit Kerja
 Dinas Pendidikan
5
Unit Kerja
 SMPN 3 Saketi
NO
III. KEGIATAN TUGAS JABATAN
AK
TARGET
KUANT/
OUTPUT
KUA/
MUT
WAKTU
BI
AYA
1

Melaksanakan   
penyusunan   
program   
pembelajaran 
(setiap catur wulan 
AK  1,665 atau 
setiapsemester 
2.498)
2.498
4.996
2
La-
poran 
100
12
bu
lan
 -
2
Melaksanakan   
penyajian   
program   
pembelajaran   
(setiap  setiap 
Cawu AK.5 atau 
setiap Semester AK 
7.5)
7.500
15.
La-
poran 
100
12
bu
lan
 -
3

Melaksanakan   
evaluasi  belajar 
(setiap semester 
AK, 1.665 atau 
setiap semester AK 
2.498)
2.498
4.996
2
 La
poran
100
12
bulan
 -
4
Melaksanakan   
analisis  hasil 
evaluasi belajar    
(setiap Cawu AK 
0.925 atau Setiap 
Semester 1.388)
1.388
2.776
 La
poran
100
12
bu
lan
 -
5
Menyusun dan  
melaksanakan  
program  
perbaikan dan 
pengayaan (Setiap 
Cawu AK 0.925 
atau setiap 
Semster 

AK.1.388)
1.388
2.776
 La
poran
100
12
bu
lan
 -
6
Membimbing  
siswa dalam  
kegiatan  ekstra  
kurikuler (Setiap 
Cawu Ak. 0.76 
atau Setiap 
Semester 

AK.1.140)
1.140
2.280
La
poran 
100
12
bulan
 -
7
Membimbing guru 
dalam proses 
belajar mengajar 
atau praktek atau 
bimbingan dan 
konseling (per 
orang guru AK 

0,85 )
0.85
25.5
30
La
poran
100
12
bu
lan

8
Melaksanakan 
tugas tertentu di 
sekolah kepala 
sekolah (setiap 
tahun AK 4)
4
4
1
La
poran
100
12
bu
lan

9
Unsur Penunjang

Menjadi Panitia 
dalam Kegiatan 
Sekolah (Setiap 
kali / perbulan 

AK.0.25)
0.25
1
 La
poran
100
12
bu
lan
 -


 JUMLAH

62.57





 -
                                                Saketi,  2 Januari 2013
Pejabat Penilai,                          PNS yang dinilai,


DRS. H. HENDRI, MII                 A-I-N-A, M.Pd
NIP.                                          NIP
Bagi Anda yang membutuhkan Contoh Format Sasaran Kerja Pegawai khusus guru dan Kepala Sekolah seperti contoh di atas dalam format Word silahkan klik link download di bawah ini

Bagi Anda yang ingin mengetahui contoh SKP yang sesuai dengan PermenpanRB No 16 Tahun 2009 tentang Penilaian Kinerja Guru (PKG) silahkan klik link di bawah ini


Bagi yang membutuhkan CONTOH APLIKASI SKP KAUR TU DAN STAF TU SEKOLAH silahkan klik link di bawah ini








BACA INFORMASI PENTING LAINNYA

Blog, Updated at: 5:01:00 AM

34 komentar:

  1. Angka kredit itu munculnya dari mana? Kalau pakai permendiknas no. 39/2009 angka kredit guru pakai sistem paket.

    ReplyDelete
  2. Angka kredit tersebut didasarkan contoh yang terdapat dalam Perka BKN No 1 Tahun 2013. Memang kita (guru) memiliki Angka Kredit sesuai PKG, namun sampai saat ini belum ada penjelasan secara resmi (dalam bentuk aturan) apakah angka kredit guru dalam Penilaian Prestasi Kerja PNS sama dengan Peniaian Kinerja Guru (PKG). Mudah-mudahan ke depan ada Juknis yg lebih lengkap.

    ReplyDelete
  3. Terimakasih atas info dan materinya.

    ReplyDelete
  4. Maaf itu keliru, perhitungan SKP guru disesuaikan dengan penilaian PKG :)

    ReplyDelete
  5. Perhitungan AK pada SKP di atas disesuaikan dengan contoh Pada PERKA BKN No 1 Tahun 2013 (Silahkan lihat PERKA-nya). Sepengatahuan saya sampai saat ini belum ada Petunjuk tertulis bahwa Angka Kredit dalam SKP sama dengan Angka Kredit dalam PK Guru. Contoh AK SKP di Perka BKN sendiri tdk sesuai dengan Angka kredit di PK Guru (bahkan menggunakan format caturwulan). Jika mau sama contoh di Perka BKN mestinya sama dengan PK Guru, karena keluarnya PK Guru lebih dulu daripada Perka BKN No 1 Tahun 2013. (Silahkan dicermati dan Baca Perka No 1 Tahun 2013)

    ReplyDelete
  6. nilai untuk golongan 2 dan 3 itu berapa ya ?

    ReplyDelete
  7. berdasrkan SKP di atas pak kami mohon pak petunjuknya untuk mendapatkan 60% itu apakah ada aplikasinya , tas bantuan bpk kami ucapkan terima kasih

    ReplyDelete
  8. Jika ada aturan yang baru, dan aturan baru tersebut sudah ditetapkan. maka aturan lama otomatis gugur.

    ReplyDelete
  9. Mas, contoh pada Perka untuk guru salah. Mohon maaf, Permenpan dan RB No. 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Guru dan Angka Kreditnya serta juklak dan juknisnya sudah berlaku mulai 1 Januari 2013. Menurut saya SKP guru menyesuaikan Permenpan tersebut. Yah......... begitulah Indonesiaku.... sering krang koordinasi...........

    ReplyDelete
  10. Ya, trimks infonya. Kami masih memberlakukan contoh seperti di atas. Karena contoh di atas disusun sesuai dengan Perka BKN tsb. Kami akan menyesuaikan kalau sdh ada Juknis tertulis atau penejelaan resmi.dari yg berkompeten, bukan berdasarkan pendapat. Kalau pun penyusunan AK pada SKP seperti di atas digunakan.tdk akan menjadi persoalan dalam kenaikan pangkat guru. Kenaikan Pangkat Guru tentunya berdasarkan pada Permenpan No. 16/2009, sedangkan SKP atau Prestasi Kerja PNS atau (dulu DP3) hanya salah satu persyaratannya.

    ReplyDelete
  11. Itumah format lama man udah gak laku lagi, coba masukan 14 asnap tugas utama guru merdasarkan berdasarkan peraturan bersama mendiknas dan kepala BKN No 03/V/PB/2010

    ReplyDelete
  12. Pak Bangkit, Mana yang lama Perka BKN No 1 Tahun 2013 atau peraturan Bersama Mendiknas dan BKN No 03/V/B/2010. Nggak salah tuh ngasih masukan, dilihat tahunnya saja sudah jauh tertinggal. Supaya Saudara-Saudara paham, Baca dulu Perka BKN No 1 Tahun 2013 dalam bentuk File PDF (silahkan download di bawah artikel saya), dan pahami pula tentang Tata Urutan Perundang-Undangan. Mari kita terus diskusikan supaya jadi masukan buat BKN.

    ReplyDelete
  13. Makasih atas filenya, Pak Aina. Mudahan Guru tambah profesional.

    ReplyDelete
  14. anehya di perka bkn no 1 th '13 ada jg angka kreditnya, bahkan pakai catur wulan, sdg guru sdh punya pkg, kepsek punya pkks, pengawas punya pkps. pkg, pkks, pkps angka kreditnya diperuntukkan untuk kenaikan pangkat, angka kredit di skp sbg dasar peniaian dp3, shg di penilaian dp3 ada instrumennya, tdk spt menilai dp3 sblmnya, dg adanya instrumen di skp dan ada angka kreditnya sbg alat ukur utk memberikan nilai dp3. Ya mgkn sebaiknya angka kredit di skp sm dg angka kredit di pkg, apk pd saat penyusunan perka bkn no 1 th '13, bkn krg mengetahui bhs di guru sdh ada pkg, atau bkn beranggapan bhw skp hanya pengganti dp3

    ReplyDelete
  15. Memang betul Penilaian Kinerja PNS hanya pengganti DP3 atau DP3 Baru. Penialan Kinerja PNS bukan Penilaian Kinerja Guru, Jika guru akan naik pangkat maka selain ia harus memenuhi angka kredit sesuai peraturan tentang Penialaian Kinerja Guru, tetapi juga harus memiliki Penialian Kinerja PNS yang baik sebagai salah satu prasyaratannya

    ReplyDelete
  16. . Saya belum mengerti tentang Sasarn Kinerja Pegawai. Sepertinya sosialisasinya baru saja dimulai. Semua pegawai berarti perlu melengkapi berkas-berkas tertentu sesuai bidang pekerjaannya masing-masing unmtuk melampiri SKP-nya masing-masing. Terima kasih, sangat bermanfaat sekali informasinya. kebetulan saya sedang memerlukannya. oh ya. salam kenal.

    ReplyDelete
  17. pak aena,apakah mengajar di madrasah diniyah awaliyah bisa dijadikan unsur penunjang?

    ReplyDelete
  18. Bagi guru mengajar sebenarnya bukan Unsur Penunjang tetapi Unsur Utama. Hanya saja apabila Ibu mengajar di SMP, SMA atau SMK maka mengajar di MDA tidak dapat dijadikan Unsur Utama maupun Unsur Penunjang. Mengajar di sekolah lain yang diakui untuk saat hanya mengajar pada tingkat yang sama misalnya SMP dengan MTS, atau SMP satu dengan SMP lainnya.

    ReplyDelete
  19. Terimakasih share nya, kalo bisa tolong dilengkapi dengan indikator pencapaiannya.

    ReplyDelete
  20. Mohon maaf sebelumnya pak, hanya mengoreksi karena kami d kota tanjungpinang baru saja mengikuti sosialisasi SKP dgn narasumber BKN pusat. Untuk guru atau JFT, SKP nya mengikuti Permenpan dan RB No. 16 Tahun 2009, jd menentukan angka kreditnya mengacu pada nilai PKG... sekian, semoga bermanfaat

    ReplyDelete
  21. Benar pak, kami juga di Banda Aceh baru mengikuti sosialisasi SKP untuk angka kreditnya mengikuti Permennegpan dan RB nomor 16 tahun 2009 yakni melalui PK Guru

    ReplyDelete
  22. Untuk item penilaian kegiatan guru gak masalah, kalau gunakan PKG karena tugas guru masih dalam bentuk Tugas Utama : Pendidikan formal, PBM, PKB, dan Tugas Penunjang, dalam Permen PAN RB No. 16 Th. 2009 ada mencantumkan perolehan AK untuk setiap kegiatan, khusus PBM nilainya Paket PKG tergantung kepada Jabatan guru ybs,tks. Zulhamdi guru SMK N 2 Kota Bengkulu. Tim Penilai AKJG Kota Bengkulu

    ReplyDelete
  23. untuk ke IIId bagi guru agama brp AK yg hrs di cari di SKP.mhn penjelasannya dari guru agama islam di lotim ntb

    ReplyDelete
  24. Darimana menentukan bobot nilai 60% SKP dan 40% PKP

    ReplyDelete
  25. Berdasarkan aturan, silahkan baca Peraturan Pemerintah No 46 Tahun 2011 untuk lebih memahami silahkan buku Aplikasi SKP guru di http://ainamulyana.blogspot.com/2014/11/aplikasi-skp-guru-dan-kepsek-sesuai.html

    ReplyDelete
  26. maaf mau tanya,
    Apakah AK target harus sama dengan AK realisasi?
    Bagaimanakah cara menentukan AK target? dalam hal ini AK Sangat Baik atau AK Baik, tiap masing2 golongan.
    Contoh yang selama ini saya temukan, adalah memakai AK kategori BAIK, dari mana menentukanya? bolehkan memilih target AK Sangat Baik? terima kasih, atas perhatiannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. AK harus sama yang beda ada kuantitas dan kualitas ketercapaian.
      Bisa dihitung dengan menentukan AK yang menjadi target msalnya Baik, Sangat Baik, dll (lihat aplikasi SKP pada shets dasar). Silahkan dwonload pada psoting saya tentang Aplikasi SKP Guru sesuai Permenpan No 16 2009

      Delete
  27. saya juga punya, praktis, 1 file untuk semua. sesuai permen pan no 16 thun 2009

    http://wwwharianto-harianto.blogspot.co.id/2015/09/sasaran-kerja-pegawai-skp.html

    ReplyDelete

---------------------------------

---------------------------------


Tanggal dan Waktu Saat Ini (Online)

---------------------------------

Statistik Pengunjung

---------------------------------

---------------------------------

Followers

----------------------------------

---------------------------------

CB