thumbnail

SURAT DIRJENDIKDAS DAN DIKMEN NOMOR 5685/C/KR/2014 DAN 8014/D/KO/2014 TENTANG SEKOLAH YANG MELAKSANAKAN KURIKULUM TAHUN 2006 DAN KURIKULUM 2013

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Rabu, 31 Desember 2014

Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Nomor 5685/C/KR/2014 dan 8014/D/KO/2014 tentang Sekolah yang Melaksanakan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013 tanggal 30 Desember 2014, Sekolah yang ingin menerapkan Kurikulum 2013, kendati baru satu semester telah melaksanakannya, dapat diusulkan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dapat mengirimkan usulan tersebut melalui surat elektronik (e-mail) atau faksimile. Surat elektronik dikirim ke alamat bukukurikulum@kemdikbud.go.id atau faksimile (021) 5725608. Surat paling lambat diterima Mendikbud pada 2 Januari 2015.
Blog, Updated at: 19.38.00
thumbnail

MULAI TANGGAL 1 JANUARI 2015 HARGA PREMIUM Rp 7.600 SEDANGKAN SOLAR Rp 7.250

Pada tanggal 31 Desember 2014 pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) menetapkan harga BBM baru yang berlaku mulai tanggal 1 Januari 2015 mulai pukul 00.00 WIB. Bahan bakar minyak jenis premium atau RON 88 harganya diturunkan menjadi Rp7.600 dari yang semula Rp.8500 tiap liternya. Sedangkan harga solar turun sedikit dari Rp7500/liter menjadi Rp7.250.
Blog, Updated at: 16.34.00
thumbnail

PENGUMUMAN KELULUSAN SERTIFIKASI RAYON 109 UNJ TAHUN 2014

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Senin, 29 Desember 2014

Berikut ini Pengumuman kelulusan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Rayon 109 Universitas Negeri Jakarta Tahun 2014 berdasarkan SK Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Nomor : 1496.a/SP/2014 Tanggal 25 November 2014 tentang Kelulusan Peserta Pendidikan Dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Rayon 109 Universitas Negeri Jakarta Tahun 2014.

Blog, Updated at: 23.45.00
thumbnail

UJIAN NASIONAL 2015 BERUBAH MENJADI EVALUASI NASIONAL

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Minggu, 28 Desember 2014

Di Indonesia, ujian nasional (UN) sejak lama menjadi sesuatu yang menakutkan bagi siswa. Tes yang diadakan diakhir masa studi ini seolah menjadi penentu keberhasilan siswa selama menempuh pendidikan. Pro kontra keberadaan ujian nasional (UN)  pun meluas.
Blog, Updated at: 14.47.00
thumbnail

BATAS AKHIR KEAKTIFAN PTK DAN PKG PERIODE 2014

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Kamis, 25 Desember 2014

Admin Pusat BPSDMPK PMP Kemdikbud telah menyampaikan informasi Kepada PTK se-Indonesia. Bahwa Sebagaimana telah disampaikan rangkaian agenda kegiatan Penjaminan Mutu Pendidikan dan PKG melalui Layanan Padamu Negeri berdasarkan surat edaran berikut:
Blog, Updated at: 00.04.00
thumbnail

PENJELASAN TERKAIT SMS DAN SKB NO.251/SKB/2015

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Rabu, 24 Desember 2014

Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Ibnu Hamad mengatakan isu pencabutan tunjangan sertifikasi guru tidak benar. "Itu berita tidak benar. Saya sudah konfirmasi ke Biro Hukum Kemdikbud," katanya saat dihubungi tempo, Rabu, 17 Desember 2014.
Blog, Updated at: 10.31.00
thumbnail

DOWNLOAD JUKNIS PEMBERLAKUAN KURIKULUM TAHUN 2006 DAN KURIKULUM 2013

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Selasa, 23 Desember 2014

Berikut ini Salinan Peraturan Bersama Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 5496/C/KR/2014 Nomor 7915/D/KP/2014 dan Tentang  Petunjuk Teknis Pemberlakuan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013 Pada Sekolah Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (link download ada diakhir tulisan ini)
Blog, Updated at: 23.07.00
thumbnail

MAU TETAP MENERAPKAN KURIKULUM 2013, INI MEKANISME DAN KRITERIANYA

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Senin, 22 Desember 2014

Sebagaimana diketahui Kemendikbud telah mengeluarkan Permendikbud No 160 Tahun 2014, Peraturan tersebut kemudian ditanggapi beragam oleh masyarakat dan pemangku kebijakan pendidikan di daerah. Atas dasar itulah, pada Senin tanggal 22 Desember 2014, Mendikbud mengundang seluruh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi guna mensosialisasikan peraturan tersebut dan berdialog dengan para kepala dinas. Pertemuan digelar di Ruang Sidang Gedung E lantai 5 Kompleks Kemendikbud, Senayan, Jakarta. Selain Hamid Muhammad, hadir dalam pertemuan tersebut  Dirjen Pendidikan Menengah Achmad Jazidie, perwakilan Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah, dan pejabat eselon II di lingkungan Ditjen Dikdas dan Ditjen Dikmen.

Blog, Updated at: 23.40.00
thumbnail

METODE KERJA KELOMPOK

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Sabtu, 20 Desember 2014

A.   Pengertian Metode Belajar Kelompok atau Kerja Kelompok
Di dalam proses belajar mengajar, guru sebagai pengajar dan siswa sebagai subjek belajar dituntut adanya profil kualifikasi tertentu dalam hal pengetahuan, kemampuan, dan sikap, agar proses itu dapat berlangsung dengan efektif dan efisien. Untuk itu maka, orang kemudian mengembangkan berbagai pengetahuan, misalnya psikologi pendidikan, metode mengajar, pengelolaan pengajaran, dan ilmu-ilmu lain yang dapat menunjang proses belajar mengajar itu.
Blog, Updated at: 01.28.00
thumbnail

DOWNLOAD PERMENDIKBUD NO 160 TAHUN 2014 YANG SUDAH DITANDATANGANI DAN DIUNDANGKAN

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Rabu, 17 Desember 2014

Sebelumnya telah beredar Permendikbud Nomor 160 Tahun 2014 namun naskah permendikbud tersebut seolah-olah seperti darf, namun sekarang telah beredar Permendikbud Nomor 160 Tahun 2014 yang telah ditandatangani oleh Mendikbud dan telah diundangkan dalam lembaran Negara. (Bagi yang ingin mendownload silahkan klik link di bawah ini)
Blog, Updated at: 20.14.00
thumbnail

ATURAN PENULISAN NOMOR SURAT DINAS TERBARU

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Selasa, 16 Desember 2014

Sampai saat ini masih banyak penulisan nomor surat dinas di lingkungan dinas pendidikan yang masih belum sesuai dengan peraturan terbaru tentang penulisan nomor surat dinas yang dikeluarkan oleh ANRI (Arsip Nasional Republik Indonesia) melaui Peraturan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Pedoman Tata Naskah Dinas.
Blog, Updated at: 22.45.00
thumbnail

PENGHORMATAN SBY DAN WARGA ATAS ALMARHUMAH EEN SUKAESIH WUJUD SIKAP MEM-VIP-KAN GURU

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Senin, 15 Desember 2014

Ibu Een Sukaesih adalah salah seorang guru yang telah memiliki kesadaran dan keteguhan diri sebagai pembentuk masa depan Indonesia. Ia adalah guru yang inspiratif, guru yang dicintai anak didiknya. Kisah hidup ibu Een Sukaesih menyentuh banyak hati. Rheumatoid arthritis yang menyerang tubuh wanita paruh baya ini selama 28 tahun tidak melumpuhkan tekadnya untuk berbagi ilmu mencerdaskan anak-anak.

Blog, Updated at: 23.03.00
thumbnail

CARA UPLOAD HASIL SCAN PKG AGAR BERHASIL DENGAN MUDAH

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Minggu, 14 Desember 2014

Sehubungan banyak permasalahan terkait upload hasil scan Penilaian Kinerja Guru (PKG), karena mungkin disebabkan modem yang lemot atau situs padamu yang overload. Saya sarankan kepada seluruh kepala sekolah atau Operator Sekolah agar memperkecil ukuran file hasil scan. Hal ini dimungkinkan karena tidak ada ketentuan minimal file hasil scan yang kita akan upload. Yang jelas sekalipun diperkecil isi file gambar atau hasil scan tersebut dapat dibaca/dilihat.
Blog, Updated at: 01.39.00
thumbnail

DOWNLOAD PERMENDIKBUD NOMOR 160 TAHUN 2014 TENTANG PEMBERLAKUAN KURIKULUM TAHUN 2006 DAN KURIKULUM 2013

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Jumat, 12 Desember 2014

Dalam Pasal 1 Permendikbud Nomor 160 Tahun 2014 Tentang Pemberlakuan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013 dinyatakan bahwa Satuan pendidikan dasar dan pendidikan menengah yang melaksanakan Kurikulum 2013 sejak semester pertama tahun pelajaran 2014/2015 kembali melaksanakan Kurikulum Tahun 2006 mulai semester kedua tahun pelajaran 2014/2015 sampai ada ketetapan dari Kementerian untuk melaksanakan Kurikulum 2013.
Blog, Updated at: 21.47.00
thumbnail

BAGI SEKOLAH YANG KEMBALI MENERAPKAN KTSP BUKU KURIKULUM 2013 DIJADIKAN REFERENSI

Pada tanggal 12 Desember 2014, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Penyediaan Buku Kurikulum 2013 berkaitan dengan telah diterbitkannya Permendikbud atau Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 160 Tahun 2014 Tentang Pemberlakuan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013.
Blog, Updated at: 17.45.00
thumbnail

MENDIKBUD ANIES BASWEDAN SIAPKAN PERMENDIKBUD PENGHENTIAN KURIKULUM 2013

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Rabu, 10 Desember 2014


Pemerintah telah memutuskan untuk menghentikan penerapan Kurikulum 2013 dan kembali menerapkan Kurikulum 2006.  Permendikbud tentang diberlakukannya kembali Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) direncanakan minggu ini diterbitkan. Menteri Pendidikan dan kebudayaan sebagaimana di rilis dalam Republik Online mengatakan, ia tengah menyiapkan dasar hukum terkait penghentian penerapan Kurikulum 2013. “Ada peraturan menteri. Hari ini Insya Allah ditanda tangani," ujarnya di Istana Negara, Senin (8/12).

Blog, Updated at: 00.55.00
thumbnail

PENJELASAN MENDIKBUD TERKAIT PENGHENTIAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Senin, 08 Desember 2014


Inilah Penjelasan Mendikbud Terkait Penghentian Implementasi Kurikulum 2013 yang dirilis dalam SIARAN PERS KEMDIKBUD dalam http://www.kemdikbud.go.id/kemdikbud/ dengan tajuk Seputar Keputusan Mendikbud tentang penghentian kurikulum 2013
Blog, Updated at: 15.25.00
thumbnail

SURAT EDARAN MENDIKBUD ANIES BASWEDAN TENTANG KURIKULUM 2013

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Sabtu, 06 Desember 2014

Pada tanggal 5 Desember 2014, Mendikbud Anies Baswedan telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor : 179342/MPK/KR/2014 Perihal Pelaksanaan Kurikulum 2013 yang ditujukan kepada Kepala Sekolah di seluruh Indonesia. Inti dari surat Edaran tersebut adalah
Blog, Updated at: 00.38.00
thumbnail

JUKNIS BOS 2015

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Jumat, 05 Desember 2014

Inilah bahan Juknis Bantuan Operasional Sekolah (BOS)   2015 yang disampaikan Direktorat Jenderal Dikdas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam sosialisasi Informasi Petunjuk Teknis atau JUKNIS BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) 2015

Blog, Updated at: 01.04.00
thumbnail

KURIKULUM 2013 HANYA DITERAPKAN PADA SEKOLAH PERCONTOHAN

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Rabu, 03 Desember 2014

Teka-teki keberlanjutan Kurikulum 2013 terjawab sudah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan memutuskan bahwa kurikulum anyar itu kembali diterapkan secara terbatas pada sekolah-sekolah percontohan. Keputusan nasib Kurikulum 2013 itu diambil setelah ia menerima laporan dari tim evaluasi kurikulum yang di ketuai guru besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Suyanto. Rapat  itu berlangsung di kantor Kemendikbud kemarin pagi. Setelah Anies mengikuti sidang kabinet, rapat Kurikulum 2013 dilanjutkan sorenya sampai tadi malam.
Blog, Updated at: 22.42.00
thumbnail

SURAT EDARAN BPSDM KEMDIKBUD NOMOR : 29277/J/LL/2014 TENTANG KONVERSI SERTIFIKAT PENDIDIK DAN PERLUASAN KEWENANGAN MENGAJAR BERDASARKAN KURIKULUM 2013

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Selasa, 02 Desember 2014

Pada tanggal 25 November 2014 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pendidikan  dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan, Kementerian  Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan  surat edaran Nomor : 29277/J/LL/2014  tentang Sertifikat Pendidik dan Kewenangan Mengajar Guru Berdasarkan Kurikulum 2013. Surat tersebut pada initinya mengatur tentang Konversi sertifikat pendidik dan Perluasan kewenangan mengajar sesuai Kurikulum 2013
Blog, Updated at: 15.37.00
thumbnail

APLIKASI SKP GURU DAN KEPSEK SESUAI PERKA BKN N0 1 TAHUN 2013 DAN PERMENPAN NO 16 TAHUN 2009 (PKG) DAN CARA PENGHITUNGANNYA

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Sabtu, 29 November 2014

Berikut ini saya sharrekan contoh Aplikasi sederhana penyusunan Sasaran Kerja Pegawai (SKP) khusus Guru dan Kepsek yang penyusunan mengacu pada Peraturan Kepala atau PERKA Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 1 tahun2013 serta uraian kegiatannya mengacu pada Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi PERMENPANRB Nomor 16 Tahun  2009  Tentang Jabatan  Fungsional  Guru Dan Angka Kreditnya. Aplikasi sederhana ini dilengkapi dengan penghitungannya serta pembuatan Penilaian Prestasi Kerja atau DP3.
Blog, Updated at: 14.55.00
thumbnail

UU NOMOR 12 TAHUN 2011 DAN PERPRES REPUBLIK INDONESIA NOMOR 87 TAHUN 2014 TENTANG PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Rabu, 26 November 2014

Susunan tata urutan perundang-undangan di Indonesia serta Cara Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan saat ini diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia atau UU Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan, dan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor  87  Tahun  2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan.
Blog, Updated at: 20.47.00
thumbnail

MENDIKBUD JANJI PERJUANGKAN UPAH MINIMUM BAGI GURU

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Selasa, 25 November 2014

Bertepat dengan hari Guru ke-69, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengakui banyak pekerjaan rumah (PR) pemerintah yang belum tuntas dan dilaksanakan dengan baik. Salah satunya adalah pemerataan guru dan status kepegawaian guru yang masih mengandung banyak masalah sehingga penggajiannya masih banyak yang sangat rendah.
Blog, Updated at: 23.37.00
thumbnail

LARANGAN PERTEMUAN ATAU RAPAT DINAS DI LUAR KANTOR INSTANSI PEMERINTAH

Melalui surat edaran Menpan RB Nomor 11 Tahun 2014 Tentang Tentang  Pembatasan Kegiatan Pertemuan/Rapat Di Luar Kantor  Mulai Desember 2014, pemerintah larang pertemuan atau rapat dinas di luar kantor instansi pemerintah. Surat edaran tersebut dikelurkan dalam rangka menindaklanjuti  perintah  Presiden  pada  Sidang  Kabinet  kedua  pada hari  Senin, tanggal 3  November  Tahun  2014  dan  Surat  Edaran  Menteri PAN  RB  Nomor  10  Tahun  2014  tentang  Peningkatan  Efektivitas  dan Efisiensi  Kerja  Aparatur  Negara tanggal  4  November  2014.
Blog, Updated at: 01.02.00
thumbnail

DESEMBER 2014 PEMERINTAH PASTIKAN KURIKULUM 2013 DIHENTIKAN, DIREVISI ATAU DILANJUT

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Minggu, 23 November 2014

Menteri Pendidikan Dasar-Menengah dan Kebudayaan (Mendikdasmenbud) Anies Baswedan menyatakan, keputusan atas hasil evaluasi terhadap Kurikulum 2013 apakah akan dihentikan, direvisi atau dilanjutkan sebagai dirilis dalam kompas.com akan dilakukan pada Desember 2014.
Blog, Updated at: 21.59.00
thumbnail

EDARAN DIREKTORAT PSMP NOMOR 3955/C3/ICP/2014 PEMBERITAHUAN PENYALURAN BSM TAHUN 2014


Surat Edaran Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Nomor 3955/C3/ICP/2014 pertanggal 27 Oktober 2014 tentang Pemberitahuan Penyaluran BSM Tahun 2014 yang ditujukan kepada Yang terhormat, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia.
Blog, Updated at: 00.32.00
thumbnail

EDARAN SELEKSI PENJARINGAN BANTUAN SISWA MISKIN (BSM) ATAU PROGRAM INDONESIA PINTAR (PIP)

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Selasa, 18 November 2014

Pertanggal 17 November 2014, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar,  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan edaran yang isi sebagai berikut: dengan hormat kami informasikan bahwa, mulai tahun 2015 program Bantuan Siswa Miskin (BSM) akan dilanjutkan dengan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diberlakukan secara nasional. Adapun mekanisme seleksi siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) akan dilakukan melaIui Data Pokok Penddikan (Dapodik),

Blog, Updated at: 15.57.00
thumbnail

MULAI HARI SELASA HARGA BBM BERSUBSIDI NAIK, PREMIUM MENJADI RP 8.500 PERLITER SEDANGKAN SOLAR RP 7.500

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Senin, 17 November 2014

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi pada Senin malam tanggal 17 Nopember 2014. Harganya premium menjadi Rp 8.500/ liter, naik Rp 2.000 dari sebelumnya Rp 6.500/ liter, sedangkan solar menjadi Rp 7.500 / liter. Naik Rp 2.000 dari sebelumnya Rp 5.500/ liter.

"Harga BBM baru yang akan berlaku pukul 00.00 WIB terhitung sejak tanggal 18 November 2014," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/11/2014). Dalam pengumuman ini, Jokowi didampingi oleh Wapres Jusuf Kalla, Mendikbud Anies Baswedan, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan sejumlah menteri-menteri bidang ekonomi yang mayoritas mengenakan kemeja putih.
Blog, Updated at: 22.56.00
thumbnail

CARA MEMBUKA PROTEKSI FILE WORD YANG TIDAK BISA DICOPY TANPA MENGGUNAKAN PASSWORD

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Minggu, 16 November 2014

Untuk menjawab beberapa pertanyaan terkait cara mengcopy file word atau document yang diproteksi. Ciri file word yang diproteksi disini adalah isi file tersebut tidak dapat dicopy, biasanya apabila diblok ia akan menuju halaman awal. Berikut ini saya sharrekan cara membuka proteksi untuk File Word atau docomen (doc) yang tidak bisa di edit / copy, mudah-mudahan bisa digunakan.
Blog, Updated at: 23.40.00
thumbnail

LINK ALTERNATIF DOWNLOAD APLIKASI DAPODIKDAS 3.0.1

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Sabtu, 15 November 2014



Aplikasi dapodikdas 3.0.1 sudah dapat di download di sumber resmi yakni di Situs Data Pokok Pendidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau di http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id/. Bagi Anda yang ingin mengunjungi situs tersebut silahkan klik link di bawah ini
Blog, Updated at: 09.31.00
thumbnail

SEBAIKNYA DAN SEHARUSNYA YANG MENILAI PKG ADALAH KEPALA SEKOLAH DAN PENGAWAS SEKOLAH

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Kamis, 13 November 2014

Agar tidak ada permasalahan antara Penilaian Kinerja Guru (PKG) online yang disediakan pada portal PADAMUNEGERI dengan Penilaian Kinerja Guru (PKG) untuk persyaratan Kenaikan Pangkat atau Penghitungan Angka Kredit sebaiknya dan seharusnya yang menilai PKG adalah kepala sekolah dan pengawas sekolah. Untuk lebih jelas silahkan cermati aturan berikut ini.
Blog, Updated at: 00.14.00
thumbnail

AYO CEK DATA PESERTA UN DI PORTAL UN DATA KEMENDIKBUD

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Rabu, 12 November 2014

Data peserta Ujian Nasional UN tahun ajaran 2014/2015 merupakan data peserta didik kelas 6, Kelas 9 dan Kelas 12 hasil pengumpulan data melalui Dapodikdas dan Dapodikmen, yang terintegrasi dalam pengelolaan Data Warehouse Kemdikbud yang bersifat Online. Karena bersifat online maka perlu adanya koordinasi terkait dengan Verifikasi dan Validasi Peserta Didik (verval PD) yang bertingkat dari Satuan Pendidikan, Dinas Kab-Kota, Dinas Provinsi dan Pusat.
Blog, Updated at: 07.24.00
thumbnail

KURIKULUM 2013 DAN UN AKAN DIEVALUASI

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Selasa, 11 November 2014

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan melakukan evaluasi pelaksanaan Kurikulum 2013. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan, pihaknya akan mengundang para pakar dan praktisi pendidikan dari berbagai lapisan masyarakat lain yang selama ini memantau implementasi Kurikulum 2013. 
Blog, Updated at: 23.53.00
thumbnail

DOWNLOAD PEDOMAN PENYUSUNAN RPP BERDASARKAN PERMENDIKBUD NO 103 TAHUN 2014

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Jumat, 07 November 2014

Pedoman baru dalam penyusunan RPP melengkapi gonjang-ganjing implementasi Kurikulum 2013. Sebagaimana diketahui ketika para guru telah disibukan dengan penyusunan RPP menggunakan pedoman penyusunan RPP yang telah diatur dalam 81A Tahun 2013, kemendikbud mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia PERMENDIKBUD Nomor  103  Tahun 2014 Tentang Pembelajaran Pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah yang di dalamnya mengatur tentang Pedoman Penyusunan RPP.
Blog, Updated at: 22.33.00
thumbnail

DOWNLOAD PERMENDIKBUD NOMOR 104 TAHUN 2014 TENTANG PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PENDIDIK PADA PENDIDIKAN DASAR DAN PENDIDIKAN MENENGAH

Gonjang-ganjing implementasi Kurikulum 2013 terus berlangsung, Setelah diadakan revisi silabus dengan dikeluarkannya permendikbud nomor 57, 58, 59, dan 60 tahun 2014 yang masing-masing mengatur tentang Kurikulum 2013 SD, SMP, SMA dam SMK. Pemerintah kembali merevisi pedoman penilaian hasil belajar pada pendidikan dasar dan menengah dengan mengeluarkan Permendikbud Nomor   104 Tahun 2014 Tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik Pada Pendidikan Dasar dan  Pendidikan Menengah.
Blog, Updated at: 19.59.00
thumbnail

PERMENDIKBUD NOMOR 144 TAHUN 2014 TENTANG KRITERIA KELULUSAN PESERTA DIDIK PESERTA DIDIK UN TAHUN 2015

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Kamis, 06 November 2014

Berdasarkan pasal 6 Permendikbud Nomor 144 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan dan Ujian Nasional tahun pelajaran 2014/2015  dinyatakan bahwa:
Blog, Updated at: 08.10.00
thumbnail

GURU DAN KEPALA SEKOLAH WAJIB TAHU KARTU INDONESIA PINTAR

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Rabu, 05 November 2014

Dalam rangka menjamin keberlanjutan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu, pada hari Senin tanggal 3 Nopember 2014 pemerintah meluncurkan program Indonesia Pintar di lima kantor pos di Jakarta, yakni Kantor Pos Pasar Baru, Kantor Pos Kebon Bawang, Kantor Pos Jalan Pemuda,  Kantor Pos Mampang, dan Kantor  Pos Fatmawati. Sebagai bagian dari peluncuran tahap awal, sebanyak 230 anak usia sekolah di DKI Jakarta akan menerima program ini.
Blog, Updated at: 01.02.00
thumbnail

DOWNLOAD PERMENPAN NOMOR 29 TAHUN 2014 TENTANG PASSING GRADE KELULUSAN SELEKSI CPNS 2014

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Jumat, 31 Oktober 2014

Pemerintah menaikkan Passing Grade atau nilai ambang batas kelulusan tes kompetensi dasar (TKD) seleksi CPNS tahun 2014. Kenaikan itu hanya dilakukan terhadap kelompok soal tes karakteristik pribadi (TKP), sementara dua kelompok soal lainnya tetap seperti tahun 2013. Ketentuan mengenai ambang batas kelulusan (passing grade) TKD CPNS itu dituangkan dalam Permenpan Nomor 29 Tahun 2014 tentang Passing Grade atau Nilai Ambang Batas Tes Kompetensi Dasar Seleksi CPNS tahun 2014.
Blog, Updated at: 01.29.00
thumbnail

DOWNLOAD CONTOH LAPORAN HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS ATAU PTK DAN LAPORAN HASIL PENELITIAN TINDAKAN SEKOLAH ATAU PTS DENGAN SISTEMATIKA YANG LENGKAP

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Kamis, 23 Oktober 2014


Sehubungan cukup banyaknya rekan guru dan kepala sekolah yang menyampaikan permintaan untuk dikirim contoh hasil penelitian via email secara lengkap yang abstraknya pernah saya upload  dalam blog saya. Berikut ini saya sharre-kan contoh laporan hasil penelitian Tindakan Kelas dan contoh laporan Hasil Penelitian Tindakan Sekolah dengan sistematika yang lengkap dari Cover, Lembaran Pengesahan, Kata Pengantar, Daftar Isi, Bab Isi (I,II,III,IV) serta Lampiran yang dapat di download dalam link download di bawah ini.
Blog, Updated at: 20.47.00
thumbnail

INILAH NASKAH TEKS PIDATO JOKO WIDODO SAAT PELANTIKAN SEBAGAI PRESIDEN RI KE-7

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Senin, 20 Oktober 2014


Inilah isi atau naskah teks pidato presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo saat pelantikan sebagai Presiden RI dihadapan sidang MPR tanggal 20 Oktober 2014 
Blog, Updated at: 23.47.00
thumbnail

SKTP PERIODE 2 BULAN JULI - DESEMBER 2014 SUDAH TERBIT, INILAH CONTOHNYA

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Sabtu, 11 Oktober 2014

SKTP atau Surat Keputusan Tunjangan Profesi periode 2 bulan Juli - Desember 2014 sudah diterbitkan.  Inilai contoh SKTP periode 2 tahun 2014. Lihat gambar di bawah ini



Blog, Updated at: 09.03.00
thumbnail

PENJELASAN TERKAIT KETENTUAN TENTANG TIM PENILAI PK GURU DAN FITUR UNGGAH LAPORAN HASIL PK GURU YANG BELUM DAPAT DIAKSES

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Jumat, 10 Oktober 2014

Kepada Pengguna PADAMU, disampaikan informasi bahwa fitur unggah laporan hasil PKG (S22a LAMPIRAN A dan LAMPIRAN B) yang dijadwalkan rilis minggu ini ditunda hingga minggu depan (tanggal akan diumumkan lebih lanjut). Penundaan ini berkaitan dengan adanya penyempuraan sistem dan tambahan kelengkapan dokumen lain yang perlu diunggah juga nantinya, yaitu:
- Lembar Catatan Fakta 
- Hasil Pengamatan dan Pemantauan Proses Pembelajaran 
(ditulis tangan manual oleh Kepala Sekolah/Tim Penilai)
Blog, Updated at: 22.20.00
thumbnail

AYO, MENULIS DI JURNAL DIKBUD BALITBANG KEMDIKBUD, INI SYARAT DAN KETENTUANNYA

Peraturan Menpan No16 Tahun 2009 dan Permendikbud No 35 tahun 2010 yang keduanya mengatur tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Berdasarkan kedua aturan tersebut kenaikan pangkat dengan system PK Guru mempersyaratkan adanya unsur publikasi ilmiah bagi guru yang akan naik pangkat mulai dari golongan III b ke IIIc. Khusus untuk kenaikan pangkat golongan IIIc ke III d mempersyaratkan adanya laporan  hasil  penelitian, Sedangkan untuk kenaikan pangkat IVa ke IV b dan seterusnya selain adanya  laporan  hasil  penelitian juga mempersyaratkan artikel yang dimuat di jurnal yang ber-ISSN atau buku pendidikan yang ber ISBN.
Blog, Updated at: 09.04.00
thumbnail

TATA CARA PEMBAYARAN BUKU KURIKULUM 2013 OLEH SEKOLAH YANG DIBIAYAI DARI DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH DAN BANTUAN SOSIAL BUKU

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Kamis, 09 Oktober 2014



Tata cara pembayaran buku kurikulum 2013 oleh sekolah yang dibiayai dari Dana Bantuan Operasional Sekolah dan Bantuan Sosial Buku diatur melalui Permendikbud Nomor 78 Tahun 2014 (yang mau download klik DI SINI)
Blog, Updated at: 07.34.00
thumbnail

DOWNLOAD INSTRUMEN PK GURU SESUAI ISIAN DALAM PADAMU NEGERI

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Sabtu, 27 September 2014

Mulai tahun 2014 PADAMU NEGERI menambahkan fitur baru yang harus diisi oleh kepala sekolah yakni PK Guru. Untuk membantu rekan kepala sekolah yang sedangan mencari INSTRUMEN PK GURU yang Sesuai Isian dalam PADAMU. Berikut ini saya upload Instrumen Pk Guru Sesuai Isian (Angket) dalam PADAMU. Mohon diperhatikan kepada seluruh kepala sekolah atau Operator yang akan mengisi PK Guru PADAMU sebaiknya Anda print out dulu instrumen tersebut untuk diisi secara ofline terlebih dahulu sekaligus sebagai bukti fisik kegiatan kepala sekolah.
Blog, Updated at: 15.42.00
thumbnail

RANCANGAN UU NOMOR TAHUN 2014 TENTANG PEMILIHAN KEPALA DAERAH (UU PILKADA TAHUN 2014)

Inilah Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada Yang Telah Disahkan menjadi Undang-Undang (UU) Pilkada dalam Sidang Paripurna DRP pada Hari Jumat  Tanggal 26 September 2014

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang   :          
a.  bahwa dalam rangka mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah yang demokratis sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 18 ayat (4) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, perlu diatur penyelenggaraan pemilihan kepala daerah;
b.  bahwa penyelenggaraan  pemilihan  kepala daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang tentang Pemerintahan Daerah sudah tidak sesuai dengan perkembangan keadaan sehingga perlu diatur dalam Undang-Undang tersendiri;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b perlu membentuk Undang-Undang tentang Pemilihan Kepala Daerah;

Blog, Updated at: 09.24.00
thumbnail

DOWNLOAD PERMENDIKBUD NO 57, 58, 59, 60, 61, 62, 63, 64 DAN 79 TAHUN 2014 IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 FORMAT PDF DAN DOC

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Jumat, 19 September 2014

Untuk mengingatkan rekan-rekan guru terkait implementasi Kurikulum 2013, saat ini sudah diterbitkann beberapa permendikbud baru, yaitu Permendikbud nomor 57, 58, 59, 60, 61, 62, 63, 64 dan 79 Tahun 2014 yang berkaitan dengan Imlpementasi Kurikulum 2013.
Blog, Updated at: 09.21.00
thumbnail

DOWNLOAD CONTOH PROGRAM KERJA EKSTRAKURIKULER PRAMUKA IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Senin, 15 September 2014

Sesuai dengan Permendikbud No 81A  Tahun 2014 tentang Implementasi Kurikulum 2013 pada lampiran 3 diatur tentang Pedoman Kegiatan Ekstrakurikuler. Dalam Bagian Mekanisme Kegiatan Ekstrakurikuler dijelaskan bahwa dalam  Kurikulum  2013, kepramukaan  ditetapkan  sebagai  kegiatan ekstrakurikuler  wajib  dari  sekolah  dasar  (SD/MI) hingga  sekolah menengah  atas  (SMA/SMK). Pelaksananan kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan dapat dilakukan dengan bekerja sama dengan organisasi kepramukaan setempat/terdekat atau dikelola sendiri oleh guru pembimbing/pembina yang ditunjuk..

Blog, Updated at: 00.17.00
thumbnail

DOWNLOAD MODEL DOKUMEN 1 KTSP IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Jumat, 12 September 2014

Sesuai dengan Permendikbud No 81A  Tahun 2014 tentang Implementasi Kurikulum 2013 pada lampiran 1 diatur tentang Pedoman Penyusunan dan Pengelolaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Ini berarti bahwa diberlakunya Kurikulum 2013 tidak menghapus pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Oleh karena itu, setiap sekolah tetap berkewajiban menyusun KTSP yang isinya disesuaikan dengan tuntutan implementasi Kurikulum 2013.
Blog, Updated at: 23.40.00
thumbnail

APLIKASI PENILAIAN KURIKULUM 2013 DAN APLIKASI RAPORT KURIKULUM 2013

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Kamis, 11 September 2014

Setelah saya browsing untuk mencari aplikasi nilai Kurikulum 2013, saya akhirnya berhasil menemukan aplikasi nilai yang sangat lengkap dan mudah digunakan. Aplikasi ini di kembangkan oleh Bapak Purnawanto guru SMP Negeri 1 Tebing Tinggi yang juga merangkap sebagai Fasilitator USAID PRIORITAS Sumatera Utara.
Blog, Updated at: 00.14.00
thumbnail

KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL (KKM) PADA KURIKULUM 2013

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Selasa, 09 September 2014

Kriteria  Ketuntasan  Minimal  yang  selanjutnya  disebut  KKM  adalah  kriteria ketuntasan  belajar  yang  ditentukan  oleh  satuan  pendidikan  yang  mengacu pada  standar  kompetensi  kelulusan,  dengan  mempertimbangkan  karekteristik peserta didik, karakteristik mata pelajaran, dan kondisi satuan pendidikan.
Blog, Updated at: 23.49.00
thumbnail

DAFTAR NRG GURU DAN PENGAWAS SE KABUPATEN PANDEGLANG

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Jumat, 05 September 2014

Untuk memenuhi kebutuhan rekan guru di Pandeglang yang menanyakan NRGnya masing-masing dalam upload kali ini saya sharre-kan NRG, NUPTK dan Nomor Peserta Sertifikasi Guru-Guru dan Pengawas di lingkungan dinas pendidikan Kabupaten Pandeglang.


Adapun cara cepat mencari NRG dapat dilakukan dengan mengklik EDIT, lalu klik CARI DAN GANTI kemudian tulis Nama atau NUPTK Anda (pilih salah satu saja), selanjutnya klik TEMUKAN




Terma kasih atas kunjungan Anda, mudah-mudahan info ini bermanfaat

LINK DOWNLOAD NRG GURU DAN PENGAWAS KAB PANDEGLANG (Klik disini)


===================================================================




= Baca Juga =



Blog, Updated at: 07.06.00
thumbnail

CEK DATA GURU ATAU CEK SKTP 2016 PADA LAMAN LAPOR INFO GTK KEMENDIKBUD

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Rabu, 03 September 2014

Menjelang pencairan tunjangan sertifkasi guru periode 3 dan 4 tahun 2016 setiap Guru wajib memiliki SKTP periode 2 yang diterbikan berdasarkan data semester 1 tahun pelajaran 2016/2017 yang dikirim melalui aplikasi dapodikdasmen. Untuk memastikan ketepapan data dan ada terbit atau belumnya SKTP sebaiknya setiap guru mengeceknya melalui Cek Data Guru Atau Cek SKTP 2016 Pada Laman Lapor Info PTK. Di akhir bulan Agustus dan awal bulan September 2016 ini Cek Data Guru atau Cek SKTP 2016 Insya Allah sudah dapat dilihat

Blog, Updated at: 21.38.00
thumbnail

PEMUTAKHIRAN DATA NUPTK TAHUN 2014 DAN CARA CETAK KARTU NUPTK

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Rabu, 27 Agustus 2014

Bapak/Ibu guru mulai tahun 2014 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK) Kemdikbud menerbitkan Kartu NUPTK yang mungkin ke depan akan dipergunakan untuk berbagai persyaratan seperti Kenaikan pangkat, pendaftaran maupun pencairan sertifikasi guru, dan lainnya. Berikut ini contoh kartu NUPTK.
Blog, Updated at: 01.38.00
thumbnail

DOWNLOAD CONTOH DOKUMENTASI DAN LAPORAN PENCAPAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) PADA SD DAN SMP

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Jumat, 15 Agustus 2014


Mengacu kepada Peraturan Menteri Pendidikan  Nasional Republik  Indonesia Nomor 15 Tahun 2010 Tentang Standar  Pelayanan  Minimal Pendidikan  Dasar Di Kabupaten/Kota. Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada   Sekolah Dasar (SD) dan SMP terbagi dalam 2 kewenangan, yakni SPM SD atau SMP  yang menjadi kewenangan pemerintah daerah c.q dinas pendidikan dan SPM SD atau SMP yang menjadi kewenangan pihak sekolah.

Bagi Anda yang ingin mendownload Contoh DOKUMENTASI DAN LAPORAN PENCAPAIAN  STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) PADA SD DAN SMP link download tersedia diakhir tulisan ini.


Blog, Updated at: 19.04.00
thumbnail

APLIKASI BACKUP DAPODIKDAS VERSI 3.0.0 MASIH DAPAT MENGGUNAKAN DAPODIKHELPER VERSI 2.0.3

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Selasa, 12 Agustus 2014

Bagi rekan operator sekalipun tidak dianjurkan menggunakan DapodikHelper, namun untuk kepentingan backup data sewaktu-waktu ketika PC atau laptop kita terkena virus atau bahkan hilang sekalipun agak lebih baik kita mengantisipasinya dengan melakukan backup data menggunakan aplikasi DapodikHelper. Namun perlu kembali diingatkan bahwa aplikasi Dapodik Helper BUKAN bagian dari aplikasi DAPODIK yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tidak ada kewajiban sama sekali untuk memasang aplikasi Dapodik Helper pada komputer yang terpasang aplikasi DAPODIK karena Dapodik Helper bukan dikeluarkan oleh KemDikBud dan bukan bagian dari sistem DAPODIK.
Blog, Updated at: 08.19.00
thumbnail

APLIKASI DAPODIKDAS VERSI 3.00 TIDAK MENGAKOMODIR AKTIVITAS GURU DI LUAR KELAS

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Jumat, 08 Agustus 2014

Pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh yang menyatakan aktivitas pembelajaran di luar kelas  dapat dianggap sebagai beban mengajar ternyata tidak diakomodir dalam aplikasi dapodikdas versi 3.00.
Blog, Updated at: 01.55.00
thumbnail

TEORI BELAJAR HUMANISTIK

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Kamis, 07 Agustus 2014

TEORI BELAJAR HUMANISTIK


Pengertian Teori Belajar Humanistik

Teori Belajar Humanistik ini berusaha memahami perilaku belajar dari sudut pandang pelakunya, bukan dari sudut pandang pengamatnya. Tujuan utama para pendidik adalah membantu peserta didik untuk mengembangkan dirinya, yaitu membantu masing-masing individu untuk mengenal diri mereka sendiri sebagai manusia yang unik dan membantu dalam mewujudkan potensi-potensi yang ada dalam diri mereka.

Menurut teori belajar humanistik, proses belajar harus dimulai dan ditujukan untuk kepentingan memanusi akan manusia itu sendiri. Oleh sebab itu, teori belajar humanistik sifatnya lebih abstrak dan lebih mendekati bidang kajian filsafat, teori kepribadian, dan psikoterapi, dari pada bidang kajian psikologi belajar. Teori humanistik sangat mementingkan isi yang dipelajari dari pada proses belajar itu sendiri serta lebih banyak berbiacara tentang konsep-konsep pendidikan untuk membentuk manusia yang dicita-citakan, serta tentang proses belajar dalam bentuk yang paling ideal.


TEORI BELAJAR HUMANISTIK


Dalam teori belajar humanistik proses belajar harus berhulu dan bermuara pada manusia itu sendiri. Meskipun teori ini sangat menekankan pentingya isi dari proses belajar, dalam kenyataan teori ini lebih banyak berbicara tentang pendidikan dan proses belajar dalam bentuknya yang paling ideal. Dengan kata lain, teori ini lebih tertarik pada ide belajar dalam bentuknya yang paling ideal dari pada belajar seperti apa adanya, seperti apa yang bisa kita amati dalam dunia keseharian.. Teori apapun dapat dimanfaatkan asal tujuan untuk “memanusiakan manusia” (mencapai aktualisasi diri dan sebagainya) dapat tercapai.

Faktor motivasi dan pengalaman emosional sangat penting dalam peristiwa belajar, sebab tanpa motivasi dan keinginan dari pihak si belajar, maka tidak akan terjadi asimilasi pengetahuan baru ke dalam struktur kognitif yang telah dimilikinya. Teori belajar humanistik berpendapat bahwa teori belajar apapun dapat dimanfaatkan, asal tujuannya untuk memanusiakan manusia yaitu mencapai aktualisasi diri, pemahaman diri, serta realisasi diri orang yang belajar, secara optimal.

Dalam teori belajar humanistik, belajar dianggap berhasil jika si pelajar memahami lingkungannya dan dirinya sendiri. Peserta didik dalam proses belajarnya harus berusaha agar lambat laun ia mampu mencapai aktualisasi diri dengan sebaik-baiknya. Teori belajar ini berusaha memahami perilaku belajar dari sudut pandang pelakunya, bukan dari sudut pandang pengamatnya.(Uno, 2006: 13)

Selanjutnya Gagne dan Briggs mengatakan bahwa pendekatan humanistik adalah pengembangan nilai-nilai dan sikap pribadi yang dikehendaki secara sosial dan pemerolehan pengetahuan yang luas tentang sejarah, sastra, dan pengolahan strategi berpikir produktif Pendekatan sistem bisa dapat di lakukan sehingga para peserta didik dapat memilih suatu rencana pelajaran agar mereka dapat mencurahkan waktu mereka bagi bermacam-macam tujuan belajar atau sejumlah pelajaran yang akan dipelajari atau jenis-jenis pemecahan masalah dan aktifitas-aktifitas kreatif yang mungkin dilakukan.pembatasan praktis dalam pemilihan hal-hal itu mungkin di tentukan oleh keterbatasan bahan-bahan pelajaran dan keadaan tetapi dalam pendekatan sistem itu sendiri tidak ada yang membatasi keanekaragaman pendidikan ini. (Uno, 2006: 13).

Tujuan utama para pendidik adalah membantu si peserta didik untuk mengembangkan dirinya, yaitu membantu masing-masing individu untuk mengenal diri mereka sendiri sebagai manusia yang unik dan membantu dalam mewujudkan potensi-potensi yang ada dalam diri mereka.

Jadi, teori belajar humanistik adalah suatu teori dalam pembelajaran yang mengedepankan bagaimana memanusiakan manusia serta peserta didik mampu mengembangkan potensi dirinya.


Teori belajar humanistik bersifat sangat eklektik yaitu memanfaatkan atau merangkumkan berbagai teori belajar dengan tujuan untuk memanusiakan manusia dan mencapai tujuan yang diinginkan karena tidak dapat disangkal bahwa setiap teori mempunyai kelebihan dan kekurangan.


Tokoh-tokoh Teori Belajar Humanistik

Banyak tokoh penganut aliran humanistik, diantaranya:

1. Carl Rogers
Carl R. Rogers dalam Hadis (2006: 71) kurang menaruh perhatian kepada mekanisme proses belajar. Belajar dipandang sebagai fungsi keseluruhan pribadi. Mereka berpendapat bahwa belajar yang sebenarnya tidak dapat berlangsung bila tidak ada keterlibatan intelektual maupun emosional peserta didik. Oleh karena itu, menurut teori belajar humanisme bahwa motifasi belajar harus bersumber pada diri peserta didik.

Roger membedakan dua ciri belajar, yaitu: (1) belajar yang bermakna dan (2) belajar yang tidak bermakna. Belajar yang bermakna terjadi jika dalam proses pembelajaran melibatkan aspek pikiran dan perasaan peserta didik, dan belajar yang tidak bermakna terjadi jika dalam proses pembelajaran melibatkan aspek pikiran akan tetapi tidak melibatkan aspek perasaan peserta didik.

Bagaimana proses belajar dapat terjadi menurut teori belajar humanisme?. Orang belajar karena ingin mengetahui dunianya. Individu memilih sesuatu untuk dipelajari, mengusahakan proses belajar dengan caranya sendiri, dan menilainya sendiri tentang apakah proses belajarnya berhasil.

Menurut Roger, peranan guru dalam kegiatan belajar peserta didik menurut pandangan teori humanisme adalah sebagai fasilitator yang berperan aktif dalam : (1) membantu menciptakan iklim kelas yang kondusif agar peserta didik bersikap positif terhadap belajar, (2) membantu peserta didik untuk memperjelas tujuan belajarnya dan memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk belajar, (3) membantu peserta didik untuk memanfaatkan dorongan dan cita-cita mereka sebagai kekuatan pendorong belajar, (4) menyediakan berbagai sumber belajar kepada peserta didik, dan (5) menerima pertanyaan dan pendapat, serta perasaan dari berbagai peserta didik sebagaimana adanya. (Hadis, 2006: 72)

2) Kolb
    Pandangan Kolb tentang belajar dikenal dengan “Belajar Empat Tahap” yaitu:

a. Tahap pandangan konkret
Pada tahap ini seseorang mampu atau dapat mengalami suatu peristiwa atau suatu kejadian sebagaimana adanya namun belum memilki kesadaran tentang hakikat dari peristiwa tersebut,

b. Tahap pemgamatan aktif dan reflektif
Tahap ini seseorang semakin lama akan semakin mampu melakukan observasi secara aktif terhadap peristiwa yang dialaminya dan lebih berkembang.

c. Tahap konseptualisasi
Pada tahap ini seseorang mulai berupaya untuk membuat abstraksi, mengembangkan suatu teori, konsep, atau hukum dan prosedur tentang sesuatu yang menjadi objek perhatiannya dan cara berpikirnya menggunakan induktif.

d. Tahap eksperimentasi aktif
Pada tahap ini seseorang sudah mampu mengaplikasikan konsep-konsep, teori-teori atau aturan-aturan ke dalam situasi nyata dan cara berpikirnya menggunakan deduktif.

3) Honey dan Mumford
Honey dan Mumford menggolongkan orang yang belajar ke dalam empat macam atau golongan, yaitu:

a. Kelompok aktivis
Yaitu mereka yang senang melibatkan diri dan berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan dengan tujuan untuk memperoleh pengalaman-pengalaman baru.

b. Kelompok reflector
Yaitu mereka yang mempunyai kecenderungan berlawanan dengan kelompok aktivis. Dalam melakukan suatu tindakan kelompok ini sangat berhati-hati dan penuh pertimbangan.

c. Kelompok teoris
Yaitu mereka yang memiliki kecenderungan yang sangat kritis, suka menganalisis, selalu berpikir rasional dengan menggunakan penalarannya.

d. Kelompok pragmatis
Yaitu mereka yang memiliki sifat-sifat praktis, tidak suka berpanjang lebar dengan teori-teori, konsep-komsep, dalil-dalil, dan sebagainya.

4) Habermas
Menurut Habernas, belajar baru akan tejadi jika ada interaksi antara individu dengan lingkungannya. Ia membagi tipe belajar menjadi tiga, yaitu:

a. Belajar teknis (technical learning)
Yaitu belajar bagaimana seseorang dapat berinteraksi dengan lingkungan alamnya secara benar.

b. Belajar praktis (practical learning)
Yaitu belajar bagaimana seseorang dapat berinteraksi dengan lingkungan sosialnya, yaitu dengan orang-orang di sekelilingnya dengan baik.

c. Belajar emansipatoris (emancipatory learning)
Yaitu belajar yang menekankan upaya agar seseorang mencapai suatu pemahaman dan kesadaran tinggi akan terjadinya perubahan atau transformasi budaya dengan lingkungan sosialnya.

4) Arthur Combs
Belajar terjadi bila mempunyai arti bagi individu. Guru tidak bisa memaksakan materi yang tidak disukai atau tidak relevan dengan kehidupan mereka. Anak tidak bisa matematika atau sejarah bukan karena bodoh tetapi karena mereka enggan dan terpaksa dan merasa sebenarnya tidak ada alasan penting mereka harus mempelajarinya. Perilaku buruk itu sebenarnya tak lain hanyalah dari ketidakmampuan seseorang untuk melakukan sesuatu yang tidak akan memberikan kepuasan baginya. Untuk itu guru harus memahami perilaku peserta didik dengan mencoba memahami dunia persepsi peserta didik tersebut sehingga apabila ingin merubah perilakunya, guru harus berusaha merubah keyakinan atau pandangan peserta didik yang ada.

Perilaku internal membedakan seseorang dari yang lain. Combs berpendapat bahwa banyak guru membuat kesalahan dengan berasumsi bahwa peserta didik mau belajar apabila materi pelajarannya disusun dan disajikan sebagaimana mestinya. Padahal arti tidaklah menyatu pada materi pelajaran itu. Sehingga yang penting ialah bagaimana membawa si peserta didik untuk memperoleh arti bagi pribadinya dari materi pelajaran tersebut dan menghubungkannya dengan kehidupannya.

Combs memberikan lukisan persepsi diri dalam dunia seseorang seperti dua lingkaran (besar dan kecil) yang bertitik pusat pada satu.. Lingkaran kecil (1) adalah gambaran dari persepsi diri dan lingkungan besar (2) adalah persepsi dunia. Makin jauh peristiwa-peristiwa itu dari persepsi diri makin berkurang pengaruhnya terhadap perilakunya. Jadi, hal-hal yang mempunyai sedikit hubungan dengan diri, makin mudah hal itu terlupakan.

6). Bloom dan Krathwohl
Bloom dan Krathmohl lebih menekankan perhatiannya pada apa yang mesti dikuasai oleh individu (sebagai tujuan belajar), setelah melalui peristiwa-peristiwa belajar. Tujuan belajarnya dikemukakan dengan sebutan Taksonomi Bloom, yaitu:
a. Domain kognitif, terdiri atas 6 tingkatan, yaitu:
1) Pengetahuan
2) Pemahaman
3) Aplikasi
4) Analisis
5) Sintesis
6) Evaluasi
b. Domain psikomotor, terdiri atas 5 tingkatan, yaitu:
1) Peniruan
2) Penggunaan
3) Ketepatan
4) Perangkaian
5) Naturalisasi
c. Domain afektif, terdiri atas 5 tingkatan, yaitu:
1) Pengenalan
2) Merespon
3) Penghargaan
4) Pengorganisasian
5) Pengalaman

Prinsip-prinsip Teori Belajar Humanistik
Pendekatan humanistik menganggap peserta didik sebagai a whole person atau orang sebagai suatu kesatuan. Dengan kata lain, pembelajaran tidak hanya mengajarkan materi atau bahan ajar yang menjadi sasaran, tetapi juga membantu peserta didik mengembangkan diri mereka sebagai manusia.
Keyakinan tersebut telah mengarahkan munculnya sejumlah teknik dan metodologi pembelajaran yang menekankan aspek humanistik pembelajaran. (Alwasilah, 1996: 23) Dalam metodologi semacam itu, pengalaman peserta didik adalah yang terpenting dan perkembangan kepribadian mereka serta penumbuhan perasaan positif dianggap penting dalam pembelajaran mereka. Pendekatan humanistik mengutamakan peranan peserta didik dan berorientasi pada kebutuhan. Menurut pendekatan ini, materi atau bahan ajar harus dilihat sebagai suatu totalitas yang melibatkan orang secara utuh, bukan sekedar sebagai sesuatu yang intelektual semata-mata. Seperti halnya guru, peserta didik adalah manusia yang mempunyai kebutuhan emosional, spritual, maupun intelektual. Peserta didik hendaknya dapat membantu dirinya dalam proses belajar mengajar. Peserta didik bukan sekedar penerima ilmu yang pasif. (Purwo, 1989: 212)

Beberapa prinsip Teori belajar Humanistik:
1.    Manusia mempunyai belajar alami
2.    Belajar signifikan terjadi apabila materi plajaran dirasakan murid mempuyai relevansi dengan maksud tertentu
3.    Belajar yang menyangkut perubahan di dalam persepsi mengenai dirinya.
4.    Tugas belajar yang mengancam diri ialah lebih mudah dirasarkan bila ancaman itu kecil
5.    Bila bancaman itu rendah terdapat pangalaman peserta didik dalam memperoleh cara.
6.    Belajar yang bermakna diperolaeh jika peserta didik melakukannya
7.    Belajar lancer jika peserta didik dilibatkan dalam proses belajar
8.    Belajar yang melibatkan peserta didik seutuhnya dapat memberi hasil yang mendalam
9.    Kepercayaan pada diri pada peserta didik ditumbuhkan dengan membiasakan untuk mawas diri
10.  Belajar sosial adalah belajar mengenai proses belajar.

Roger sebagai ahli dari teori belajar humanisme mengemukakan beberapa prinsip belajar yang penting yaitu: (1). Manusia itu memiliki keinginan alamiah untuk belajar, memiliki rasa ingin tahu alamiah terhadap dunianya, dan keinginan yang mendalam untuk mengeksplorasi dan asimilasi pengalaman baru, (2). Belajar akan cepat dan lebih bermakna bila bahan yang dipelajari relevan dengan kebutuhan peserta didik, (3) belajar dapat di tingkatkan dengan mengurangi ancaman dari luar, (4) belajar secara partisipasif jauh lebih efektif dari pada belajar secara pasif dan orang belajar lebih banyak bila belajar atas pengarahan diri sendiri, (5) belajar atas prakarsa sendiri yang melibatkan keseluruhan pribadi, pikiran maupun perasaan akan lebih baik dan tahan lama, dan (6) kebebasan, kreatifitas, dan kepercayaan diri dalam belajar dapat ditingkatkan dengan evaluasi diri orang lain tidak begitu penting. (Dakir, 1993: 64)

Aplikasi Teori Belajar Humanistik dalam pembelajaran


Aplikasi Teori Belajar Humanistik
Aplikasi teori humanistik lebih menunjuk pada ruh atau spirit selama proses pembelajaran yang mewarnai metode-metode yang diterapkan. Peran guru dalam pembelajaran humanistik adalah menjadi fasilitator bagi para peserta didik sedangkan guru memberikan motivasi, kesadaran mengenai makna belajar dalam kehidupan peserta didik. Guru memfasilitasi pengalaman belajar kepada peserta didik dan mendampingi peserta didik untuk memperoleh tujuan pembelajaran.(Sumanto, 1998: 235)

Peserta didik berperan sebagai pelaku utama (student center) yang memaknai proses pengalaman belajarnya sendiri. Diharapkan peserta didik memahami potensi diri, mengembangkan potensi dirinya secara positif dan meminimalkan potensi diri yang bersifat negatif.

Tujuan pembelajaran lebih kepada proses belajarnya daripada hasil belajar. Adapun proses yang umumnya dilalui adalah :
1.   Merumuskan tujuan belajar yang jelas
2.   Mengusahakan partisipasi aktif peserta didik melalui kontrak belajar yang bersifat jelas , jujur dan positif.
3.  Mendorong peserta didik untuk mengembangkan kesanggupan peserta didik untuk belajar atas inisiatif sendiri
4.  Mendorong peserta didik untuk peka berpikir kritis, memaknai proses pembelajaran secara mandiri
5.  Peserta didik di dorong untuk bebas mengemukakan pendapat, memilih pilihannya sendiri, melakukkan apa yang diinginkan dan menanggung resiko dari perilaku yang ditunjukkan.
6.  Guru menerima peserta didik apa adanya, berusaha memahami jalan pikiran peserta didik, tidak menilai secara normatif tetapi mendorong peserta didik untuk bertanggungjawab atas segala resiko perbuatan atau proses belajarnya.
7.    Memberikan kesempatan murid untuk maju sesuai dengan kecepatannya
8.  Evaluasi diberikan secara individual berdasarkan perolehan prestasi peserta didik. (Mulyati, 2005: 182)

Pembelajaran berdasarkan teori humanistik ini tepat untuk diterapkan. Keberhasilan aplikasi ini adalah peserta didik merasa senang bergairah, berinisiatif dalam belajar dan terjaadi perubahan pola pikir, perilaku dan sikap atas kemauan sendiri. Peserta didik diharapkan menjadi manusia yang bebas, berani, tidak terikat oleh pendapat orang lain dan mengatur pribadinya sendiri secara bertanggungjawab tanpa mengurangi hak-hak orang lain atau melanggar aturan , norma , disiplin atau etika yang berlaku.


Implikasi Teori Belajar Humanistik
Penerapan teori humanistik lebih menunjuk pada ruh atau spirit selama proses pembelajaran yang mewarnai metode-metode yang diterapkan. Peran guru dalam pembelajaran humanistik adalah menjadi fasilitator bagi para peserta didik sedangkan guru memberikan motivasi, kesadaran mengenai makna belajar dalam kehidupan peserta didik. Guru memfasilitasi pengalaman belajar kepada peserta didik dan mendampingi peserta didik untuk memperoleh tujuan pembelajaran.

Peserta didik berperan sebagai pelaku utama (stundent center) yang memaknai proses pengalaman belajarnya sendiri. Diharapkan peserta didik memahami potensi diri, mengembangkan potensi dirinya secara positif dan meminimalkan potensi diri yang bersifat negatif.

Psikologi humanistik memberi perhatian atas guru sebagai fasilitator. Berikut ini adalah berbagai cara untuk memberi kemudahan belajar dan berbagai kualitas fasilitator, yaitu:
1.  Fasilitator sebaiknya memberi perhatian kepada penciptaan suasana awal, situasi kelompok, atau pengalaman kelas
2.  Fasilitator membantu untuk memperoleh dan memperjelas tujuan-tujuan perorangan di dalam kelas dan juga tujuan-tujuan kelompok yang bersifat umum.
3. Dia mempercayai adanya keinginan dari masing-masing peserta didik untuk melaksanakan tujuan-tujuan yang bermakna bagi dirinya, sebagai kekuatan pendorong, yang tersembunyi di dalam belajar yang bermakna tadi.
4.  Dia mencoba mengatur dan menyediakan sumber-sumber untuk belajar yang paling luas dan mudah dimanfaatkan para peserta didik untuk membantu mencapai tujuan mereka.
5. Dia menempatkan dirinya sendiri sebagai suatu sumber yang fleksibel untuk dapat dimanfaatkan oleh kelompok.
6.  Di dalam menanggapi ungkapan-ungkapan di dalam kelompok kelas, dan menerima baik isi yang bersifat intelektual dan sikap-sikap perasaan dan mencoba untuk menanggapi dengan cara yang sesuai, baik bagi individual ataupun bagi kelompok
7. Bilamana cuaca penerima kelas telah mantap, fasilitator berangsur-sngsur dapat berperanan sebagai seorang peserta didik yang turut berpartisipasi, seorang anggota kelompok, dan turut menyatakan pendangannya sebagai seorang individu, seperti peserta didik yang lain.
8. Dia mengambil prakarsa untuk ikut serta dalam kelompok, perasaannya dan juga pikirannya dengan tidak menuntut dan juga tidak memaksakan, tetapi sebagai suatu andil secara pribadi yang boleh saja digunakan atau ditolak oleh peserta didik
9. Dia harus tetap waspada terhadap ungkapan-ungkapan yang menandakan adanya perasaan yang dalam dan kuat selama belajar
10. Di dalam berperan sebagai seorang fasilitator, pimpinan harus mencoba untuk menganali dan menerima keterbatasan-keterbatasannya sendiri. (Dakir, 1993: 65).
Ciri-ciri guru yang fasilitatif adalah :
1.   Merespon perasaan peserta didik
2.   Menggunakan ide-ide peserta didik untuk melaksanakan interaksi yang sudah dirancang
3.   Berdialog dan berdiskusi dengan peserta didik
4.   Menghargai peserta didik
5.   Kesesuaian antara perilaku dan perbuatan
6. Menyesuaikan isi kerangka berpikir peserta didik (penjelasan untuk mementapkan kebutuhan segera dari peserta didik)
7.  Tersenyum pada peserta didik. (Syaodih, 2007: 152)
Guru-guru cenderung berpendapat bahwa pendidikan adalah pewaris kebudayaan, pertanggungan jawaban sosial dan bahan pembelajaran yang khusus, mereka percaya bahwa masalah ini tidak dapat di serahkan begitu saja kepada peserta didik.

Teori belajar humanistik akan sangat membantu para pendidik dalam memahami arah belajar pada dimensi yang lebih luas, sehingga upaya pembelajaran apapun dan pada konteks manapun akan selalu diarahkan dan dilakukan untuk mencapai tujuannya. Meskipun teori humanistik sering dikritik karena sulit diterapkan dalam konteks yang lebih praktis dan dianggap lebih dekat dengan bidang filsafat, teori kepribadian dan psikoterapi dari pada bidang pendidikan, sehingga sulit diterjemahkan ke dalam langkah-langkah yang lebih konkret dan praktis. Namun sumbangan teori ini amat besar. Ide-ide, konsep-konsep, taksonomi-taksonomi tujuan yang telah dirumuskannya dapat membantu para pendidik dan guru untuk memahami hakikat kejiwaan manusia.

Dalam praktiknya teori ini cenderung mengarahkan siswa untuk berpikir induktif, mementingkan pengalaman, serta membutuhkan keterlibatan siswa secara aktif dalam proses belajar.


DAFTAR PUSTAKA 

Dakir, Dasar-dasar Psikologi. Jakarta: Pustaka Pelajar, 1993.

Darsono, Max. Belajar dan Pembelajaran. Semarang: IKIP Semarang Press. 2001.

F., Azies dan A. Chaedar Alwasilah, Pengajaran Bahasa Komunikatif; Teori dan Praktek. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 1996.

Hadis, Abdul. Psikologi Dalam Pendidikan. Bandung: Alfabeta, 2006.

Mulyati, Psikologi Belajar. Yogyakarta: CV. Andi Offset. 2005.

Purwo, Bambang Kaswanti. (ed.).PELLBA 2: Pertemuan Linguistik Lembaga Bahasa Atma Jaya. Jakarta: Lembaga Bahasa Unika Atma Jaya. 1989.

Soemanto, Wasty. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 1998.

Sudrajat, Ahkmad. Media Pembelajaran. Artikel. Diakses di http://ahkmadsudrajat. wordpress. com /bahan-ajar/media-pembelajaran.

Sukmadinata, dan Nana Syaodih. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Cet. IV, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2007.

Suprobo, Novina. Teori Belajar Humanistik. Diakses di http://novinasuprobo. wordpress. com /2008/06/15/teori-belajar-humanistik


Uno, Hamzah B. Orientasi Baru Dalam Psikologi Perkembangan. Jakarta: Bumi aksara,  2006



= Baca Juga =



Blog, Updated at: 12.56.00

Search Artikel

-----------------------------------------

-------------------------------------

Statistik Pengunjung

Followers

-----------------------------------------

-----------------------------------------

CB