HATI-HATI! PEJABAT YANG LALAI MEMVERIFIKASI DATA CPNS K2 DIANCAM HUKUMAN PIDANA

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Friday, February 21, 2014

Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tasdik Kinanto di kantornya, Kamis (20/2).menyatakan bahwa honorer K2 yang lulus belum tentu menjadi CPNS dan mendapatkan NIP. Jika BKN menemukan ada data yang dipalsukan (setelah verifikasi pemda), honorernya langsung dianulir. Sedangkan pejabat pembina kepegawaian dan pejabat terkait yang menandatangani hasil verifikasi data tersebut akan diseret ke polisi karena melakukan tindakan pemalsuan.

Sebagaimana diatur dalam PP. No. 56/2012, bagi tenaga honorer yang dinyatakan lulus ujian dan memenuhi persyaratan administratif yang ditentukan akan diangkat menjadi CPNS. Sebaliknya, meskipun lulus tes tetapi tidak memenuhi persyaratan administratif, tidak dapat diangkat atau dibatalkan menjadi CPNS

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) minta kepala daerah / pemerintah daerah segera melakukan verifikasi data untuk memastikan apakah honorer K2 yang lulus itu sesuai dengan ketentuan dalam PP No.56/2012 mengenai perubahan kedua atas PP No. 48/2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer, atau honorer bodong. Kalau K2 bodong ditemukan saat pemberkasan yang ditenggat April 2014, bisa berdampak ganda. Selain tidak dikeluarkan NIP atau dianulir, pejabat yang menandatangani persetujuan K2 akan dikenai sanksi pidana, karena melakukan pemalsuan data.

Pada bagian lain, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno menegaskan, berkas pengusulan pemberkasan NIP untuk honorer K2 yang lulus, harus disertai pernyataan sikap dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). “Surat pernyataan bermaterai itu berisi penegasan bahwa data tenaga honorer K2 yang diusulkan NIP-nya itu sudah dipastikan kebenaran dan keabsahannya,” ujarnya.

Apabila tenyata di kemudian hari dokumen honorer tidak benar atau palsu, maka PPK bertanggung jawab penuh baik secara administrasi maupun pidana. Karenanya, Eko Sutrisno meminta kepada Gubernur, Bupati/Walikota selaku PPK untuk memeriksa dengan seksama berkas-berkas pengajuan nota usul penetapan NIP K2 yang lulus.

Menanggapi rumor yang berkembang di sementara kalangan, bahwa akan ada pengumuman lanjutan hasil seleksi Cpns Dari Tenaga Honorer Kategori 2 (K2), Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman, Jumat (21/02) menyatakan bahwa “Rumor itu tidak benar, sehingga tidak perlu ditanggapi’ Panitia seleksi nasional (Panselnas) CPNS sekali lagi menegaskan bahwa tidak ada pengumuman susulan untuk kelulusan CPNS dari tenaga honorer kategori 2 (K2). Pengumuman yang sudah dipublikasikan di situs Kementerian PANRB, BKN dan dua media partner (JPNN dan Liputan6) merupakan hasil kelulusan yang sudah ditetapkan (final).

Khusus untuk para Honorer Kategori 2 (K2) yang belum Lulus CPNS rencananya akan mendapat kesempatan untuk mengikuti seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Seorang PPPK akan mendapatkan gaji serta tunjangan yang dibebankan kepada APBN/APBD, .mendapat kesempatan untuk pengembangan kompetensi, dan diberikan penghargaan, serta berhak mendapatkan perlindungan berupa jaminan hari tua, kesehatan, kecelakaan kerja, kematian, dan bantuan. Silahkan baca artikel Kabar Baik Buat Tenaga Honorer Katagori II yang Belum Lulus

LINK ARTIKEL KABAR BAIK BUAT TENAGA HONORER KATAGORI II YANG BELUM LULUS



Kata Kunci Pencarian Google (Google Search)






Blog, Updated at: 10:44:00 PM

0 komentar:

Post a Comment

---------------------------------

---------------------------------


Tanggal dan Waktu Saat Ini (Online)

---------------------------------

Statistik Pengunjung

---------------------------------

---------------------------------

Followers

----------------------------------

---------------------------------

CB