PENCAIRAN DANA BOS TRIWULAN 4 TAHUN 2014

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Saturday, June 21, 2014

Berdasarkan Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana BOS Tahun Anggaran 2014 Pencairan Dana BOS bagi daerah tidak terpencil disalurkan dari KUN ke KUD secara triwulanan (tiga bulanan) dengan ketentuan sebagai berikut.

1.  Pencairan Dana BOS Triwulan  I ( Pertama ) tahun 2014 yakni bulan    Januari    sampai    dengan    bulan    Maret dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja pada awal bulan Januari 2014;
2.  Pencairan Dana BOS Triwulan 2 ( II )  tahun 2014 bulan   April   sampai   dengan   bulan  Juni dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari kerja pada awal bulan April 2014;
3.  Pencairan Dana BOS Triwulan 3 ( III ) tahun 2014 bulan   Juli  sampai     dengan    bulan    September dilakukan   paling   lambat   7   (tujuh)   hari   kerja   pada   awal   bulan   Juli 2014;
4.  Pencairan Dana BOS Triwulan 4 ( IV ) tahun 2014 bulan Oktober   sampai   dengan   bulan   Desember dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja pada awal bulan Oktober 2014.
Dalam pelaksanaannya di beberapa daerah mengalami banyak kendala, misalnya pencairan dana BOS triwulan II tahun 2014 di provinsi Banten yang semestinya disalurkan pada bulan April 2014 baru dicairkan pada bulan Juni 2014. Mudah-mudahan kita berharap untuk pencairan dana BOS triwulan III Propinsi Banten tahun 2014 ini bisa berjalan sesuai ketentuan di atas.
Sedangkan untuk daerah terpencil Pencairan Dana BOS dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut
1.  Semester  Pertama   (bulan   Januari-Juni)  dilakukan   paling  lambat   14  (empat belas) hari kerja pada awal bulan Januari 2014;
2.  Semester   Kedua   (Juli-Desember)   dilakukan   paling   lambat   7   (tujuh) hari kerja pada awal bulan Juli 2014.
Alokasi   dana   BOS   tiap   sekolah   untuk   periode  periode Juli-Desember 2014 didasarkan pada data tahun pelajaran 2014-2015, oleh karena itu pihak sekolah wajib melakukan Proses Pendataan Pendidikan Dasar secara online (melalui aplikasi dapodik), dengan ketentuan sebagai berikut:
1.  Sekolah   menggandakan   (fotocopy )  formulir      data   pokok  pendidikan   (BOS-01A, BOS-01B dan BOS-01C) sesuai dengan kebutuhan. Biaya fotocopy formulir dapat dibebankan dari dana BOS;
2.  Sekolah melakukan sosialisasi ke seluruh peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan tentang cara pengisian formulir pendataan;
3.  Sekolah membagi formulir kepada individu yang bersangkutan untuk diisi secara manual dan mengumpulkan formulir yang telah diisi;
4.  Sekolah  memverifikasi   kelengkapan   dan   kebenaran/kewajaran   data individu peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan;
5.  Kepala     sekolah    menunjuk      tenaga    operator   pendataan     dengan menerbitkan     surat    tugas   sebagai    penanggung    jaw ab    di  tingkat sekolah;
6.  Tenaga     operator    sekolah  memasukkan  data ke dalam  aplikasi pendataaan    (dapodikdas) yang     telah   disiapkan    oleh   Kemdikbud      kemudian mengirim ke server Kemdikbud secara online;
7.  Sekolah   yang   telah  memiliki   sarana   yang  memadai      dan  petugas/ pegawai  sekolah  yang   telah  dibiayai     pemerintah,   pemasukan   data harus dilakukan di sekolah sebagai bagian pekerjaan rutin dan tanpa membebankan biaya tambahan  pemasukan data dari dana BOS;
8.  Sekolah   harus   selalu   mem-backup  secara  lokal  data   yang   telah   di- entri;
9.  Formulir yang telah diisi secara manual oleh peserta didik/pendidik/tenaga   kependidikan/sekolah        harus    disimpan    di  sekolah   masing- masing untuk keperluan monitoring dan audit;
10. Melakukan  update  data   secara  regular  ketika   ada  perubahan   data, minimal satu kali dalam 1 semester;
11. Data     yang   dikirim  oleh   sekolah    akan   dijadikan    sebagai    dasar kebijakan     pemerintah/pemerintah        daerah    untuk     berbagai   jenis program,     misalnya    alokasi   BOS,   tunjangan     PTK,   Bantuan   Siswa Miskin, Rehab, dll;
12. Sekolah     dapat   berkonsultasi     dengan    dinas   pendidikan    setempat mengenai       operasional     penggunaan        aplikasi    pendataan       dan memastikan data yang di-input sudah masuk ke dalam server Dikdas;
13.Tim   Manajemen   BOS   Kabupaten/Kota   bertanggung jawab  terhadap proses  pendataan  bagi  sekolah  yang   memiliki  keterbatasan  sarana dan  sumber  daya  manusia  yang   tidak   memungkinkan  melakukan pendataan sendiri.
Beberapa ketentuan tambahan terkait dengan masalah Pencairan dana BOS atau penyaluran dana BOS yang sering terjadi di daerah dan sekolah adalah sebagai berikut.
1.  Jika   terdapat  peserta   didik  pindah/mutasi  dari   sekolah   tertentu  ke sekolah lain setelah pencairan dana BOS di triwulan berjalan, maka dana BOS    peserta    didik tersebut    pada    triwulan   berjalan   menjadi    hak sekolah     lama.   Revisi   jumlah   peserta    didik  pada     sekolah    yang ditinggalkan/menerima  peserta  didik  pindahan  tersebut baru diberlakukan untuk pencairan triwulan berikutnya;
2.  Bilamana terdapat sisa dana di sekolah pada akhir tahun anggaran, maka   dana   tersebut   tetap   milik   kas   sekolah   dan   harus   digunakan untuk kepentingan sekolah sesuai dengan program sekolah;
3.  Jika   terjadi   kelebihan  salur   yang   dilakukan   oleh   BUD   ke   sekolah akibat   kesalahan   data,   maka   sekolah   harus   melaporkan   kelebihan dana   tersebut   kepada   Tim   Manajemen   BOS   Kabupaten/Kota,   dan selanjutnya      Tim   Manajemen       BOS    Kabupaten/Kota       melaporkan kepada Tim Manajemen BOS Provinsi. Tim Manajemen BOS Provinsi melakukan pengurangan dana BOS di sekolah tersebut pada periode penyaluran berikutnya;
4.  Jika terjadi kekurangan salur yang dilakukan oleh BUD ke sekolah, maka sekolah harus melaporkan kekurangan   dana tersebut kepada Tim     Manajemen      BOS      Kabupaten/Kota,       dan    selanjutnya     Tim Manajemen  BOS     Kabupaten/Kota    melaporkan  kepada  Tim Manajemen BOS Provinsi.   Apabila    dana   BOS  di  BUD  masih mencukupi,   kekurangan   salur   di   sekolah   dapat   diselesaikan   pada triwulan berjalan.   Apabila dana di BUD tidak mencukupi, maka Tim Manajemen      BOS    Provinsi   mengajukan     penambahan      dana    pada  triwulan    berikutnya   kepada    Tim  Manajemen     BOS    Pusat   melalui laporan   BOS-K9  paling   lambat  akhir  minggu   ke-2   bulan   ke-2   dari setiap triwulan.

Sekali lagi kita berharap mudah-mudahan pencairan dana BOS triwulan 3 ( III ) Propinsi Banten tahun 2014 bisa tepat pada waktunya, sehingga pihak sekolah tidak sibuk pinjam sana pinjam sini untuk menutup dana operasional sekolah.




Blog, Updated at: 12:50:00 AM

3 komentar:

  1. ya, pak mudah-mudahan pencairan dana BOS triwulan 3 tahun 2014 bisa tepat pada waktunya

    ReplyDelete
  2. Melihat mekanisme Pencairan Dana BOS Triwulan III Tahun 2014 yang mengharuskan data siswa didasarkan data tahun pelajaran 2014/2015, Pencairan Dana BOS III ini tentunya juga akan sangat tergantung pada kesiapan operator sekolah untuk menginput data siswa baru

    ReplyDelete
  3. saya butuh kabar pasti tentang pencairan BOS bukan hanya angan2 aja. pencairan BOS triwulan 4 sampai akhir november 2014 belum ada

    ReplyDelete

---------------------------------

---------------------------------


Tanggal dan Waktu Saat Ini (Online)

---------------------------------

Statistik Pengunjung

---------------------------------

---------------------------------

Followers

----------------------------------

---------------------------------

CB