APAKAH HARI RAYA IDUL FITRI 1435 H 2014 M DAPAT DIRAYAKAN BERSAMA?

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Saturday, July 26, 2014

Apakah pada tahun 1435 H 2014 M umat Islam di Indonesia dapat merayakan idul fitri bersama. Kepastiannya masih menunggu hasil sidang sidang rukyatul hilal yang akan dilaksanakan pada hari Ahad/Minggu, 27 Juli 2014 yang akan memutuskan penetapan 1 Syawal 1435 H atau 2014 M. Menurut Ditjen Bimas Islam, Muchtar Ali, rukyatul hilal akan dilaksanakan pada Minggu (27/7) di 111 titik yang tersebar di 33 Provinsi di Indonesia.  Kementerian Agama sudah menempatkan petugas pada lokasi pemantauan rukyatul hilal akhir Ramadhan 1435 H /2014 M.

Keputusan penetapan 1 Syawal ditentukan dalam sidang rukyatul hilal hal ini dasarkan ketentuan hukum/syari’at Islam sebagaimana diungkapkan dalam hadis shahih:

« صوموا لرؤيته وأفطروا لرؤيته ، فإن غم عليكم فأكملوا العدة »
Berpuasalah kalian berdasarkan ru`yatul hilal dan ber’idul fitrilah kalian berdasarkan ru`yatul hilal. Apabila terhalangi mendung atas kalian, maka sempurnakanlah bilangan (menjadi 30 hari).(HR. Muslim 1081)

Namun, lain pemerintah lain pula Muhammadiyah. Ketua Bidang Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Yunahar Ilyas (kanan) pada hari Senin 16 Juni 2014 menyampaikan maklumat penetapan hasil hisab Ramadhan, Syawal dan Zulhijah 1435 H di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta. Berdasarkan maklumat tersebut Penetapan 1 Syawal 1435 H atau 2014 M oleh PP Muhammadiyah  jatuh pada hari Senin, 28 Juli 2014. Hal ini karena hasil ijtimak jelang Syawal terjadi pada Ahad Pahing, 27 Juli 2014, pukul 05.43 WIB, dengan tinggi bulan pada saat terbenam matahari di wilayah barat Indonesia setinggi 3 derajat 37 atau hilal sudah wujud.

Kaum muslimin dituntukan oleh Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam untuk memulai Ramadhan dan Ber-Idul Fitri selalu bersama-sama dengan Jama’ah (Pemerintah) mereka. Tidak berjalan sendiri-sendiri, masing-masing menentukan Ramadhannya dan Idul Fitrinya. Namun penetapan Ramadhan dan Idul Fitri serta Idul Adha merupakan tugas dan kewenangan pemerintah. Berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam :

« الصوم يوم تصومون، والفطر يوم تفطرون، والأضحى يوم تضحون »
Hari berpuasa adalah hari ketika kalian semua berpuasa (yakni bersama pemerintah), hari ‘Idul Fitri adalah hari ketika kalian semua ber’idul fitri (yakni bersama pemerintah), dan hari ‘Idul Adha adalah hari ketika kalian semua ber’idul Adha (yakni bersama pemerintah). (HR. At-Tirmidzi 697)

Itulah sebabnya sebagian besar kaum muslimin selalu mengikuti pengumuman pemerintah dalam penetapan Ramadhan maupun Idul Fitri. Dan semoga Allah senantiasa memberikan taufiq kepada pemerintah negeri untuk menjalankan sistem ru`yatul hilal dengan sebaik-baiknya. 


Blog, Updated at: 9:07:00 PM

0 komentar:

Post a Comment

---------------------------------

---------------------------------


Tanggal dan Waktu Saat Ini (Online)

---------------------------------

Statistik Pengunjung

---------------------------------

---------------------------------

Followers

----------------------------------

---------------------------------

CB