PENJELASAN TERKAIT SMS DAN SKB NO.251/SKB/2015

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Wednesday, December 24, 2014



Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Ibnu Hamad mengatakan isu pencabutan tunjangan sertifikasi guru tidak benar. "Itu berita tidak benar. Saya sudah konfirmasi ke Biro Hukum Kemdikbud," katanya saat dihubungi tempo, Rabu, 17 Desember 2014.

Ibnu meragukan kebenaran kabar yang disebarluaskan melalui fasilitas broadcast BlackBerry Messenger itu. Sebab, selain ada kerancuan dalam tahun penerbitan surat tersebut juga ada kesalahan penulisan surat keputusan bersama tiga menteri. "Kalau tiga surat dari tiga menteri, seharusnya kode di nomor suratnya lebih banyak," ujarnya. Oleh kerana itu, Ibnu mengimbau masyarakat agar tidak mempercayai berita itu. "Itu bohong," katanya

Sebelumnya, tersebar kabar yang meresahkan para guru. Kabar itu menyangkut surat keputusan bersama yang ditandatangani oleh tiga menteri sekaligus, yaitu Menteri Keuangan, Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Dalam surat bernomor NO.251/SKB/2015 itu, tunjangan profesi guru disebut dicabut per 1 Januari 2015. Sebagai pengganti tunjangan, guru di daerah terpencil tingkat kabupaten/kota mendapat gaji Rp 2,5 juta per bulan.

Informasi yang benar justru ada kabar gembira bagi Guru yang belum sertifikasi, karena untuk 2015 pemerintah masih membuka calon peserta sertifikasi ditahun 2015. Oleh karena itu, dalam rangka mempersiapkan penetapan calon peserta sertifikasi guru tahun 2015, diingatkan bagi calon peserta untuk memeriksa kembali kebenaran informasi data NUPTK sesuai dengan yang sebenarnya

Utamakan periksa dan pastikan kebenaran data berikut
a) Kualifikasi pendidikan S1
b) Program studi pendidikan S1
c) Mata pelajaran yang diampu
d) Jenjang tempat tugas
e) Sekolah induk dibawah naungan Kemendikbud


Sumber: tempo.co/ dan sergur.kemdiknas.go.id/

Baca informasi terkait JUKNIS SERTIFIKASI GURU TAHUN 2015 (Klik disini)





Blog, Updated at: 10:31:00 AM

8 komentar:

  1. Terima kasih informasinya. Bagaimana dengan guru yang sudah memegang SK inpassing. Apa masih akan diperhatikan untuk mendapat tunjangan???

    ReplyDelete
  2. kenapa jadi guru yang induk NUPTKnya dibawah kemdikbud saja? ada apa ini...

    ReplyDelete
  3. bagaimana dengan staf tu/administrasi, guru saja, staf tu di nomor 362 kan, bukan di nomor 2 kan. macam mana nih negara? emang lingkup pendidikan guru dan dosen saja, tidak ada staf. mikirrrrr, kata cak lontong !!!!

    ReplyDelete
  4. Ya, karena JUKNIS SERTIFIKASI GURU ini berlaku untuk guru di lingkungan KEMDIKBUD, untuk KEMENAG belum rasa belum ada sosialisasi SERGUR 2015 atau silahkan Anda cari google atau yahoo. Insya Allah klu ada sy upload

    ReplyDelete
  5. Semoga isu yg menyesatkan dan meresahkan tidak terulang lagi.

    ReplyDelete

---------------------------------

---------------------------------


Tanggal dan Waktu Saat Ini (Online)

---------------------------------

Statistik Pengunjung

---------------------------------

---------------------------------

Followers

----------------------------------

---------------------------------

CB