GURU TERANCAM DIBEBASTUGASKAN JIKA TIDAK MEMENUHI ANGKA KREDIT YANG TELAH DITENTUKAN

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Thursday, April 2, 2015



Badan Kepegawaian Negara (BKN) tertanggal 2 januari 2015 telah menerbitkan Surat Kepala BKN Nomor : K.26-30N.1-1/99 tentang Pengangkatan, Pemberhentian Sementara, dan Pemberhentian PNS dari Jabatan Fungsional. Surat Kepala BKN tersebut ditujukan kepada Semua Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat, Semua Pejabat Pembina Kepegawaian Provinsi, dan Semua Pejabat Pembina Kepegawaian Kabupaten/Kota.


Dalam Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) disebutkan bahwa Pejabat Pembina Kepegawaian wajib membebaskan sementara dan memberhentikan PNS dari jabatan fungsional apabila PNS tersebut tidak dapat memenuhi angka kredit yang telah ditentukan dalam jangka waktu tertentu. Apabila Pejabat Pembina Kepegawaian tidak melaksanakan ketentuan tersebut, dengan pertimbangan agar PNS tersebut tidak dirugikan karier dan hak kepegawaiannya, maka Kepala Badan Kepegawaian Negara akan menetapkan kenaikan pangkat, pemberhentian dan pemberian pensiun PNS yang menduduki jabatan fungsional sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selengkapnya isi Surat tersebut sebagai berikut:
1.    Berkenaan dengan banyaknya permasalahan yang berkaitan dengan pengangkatan, pemberhentian sementara, dan pemberhentian PNS dari jabatan fungsional.

2.    Dalam pelaksanaannya, masih banyak ditemukan pengangkatan PNS dalam jabatan fungsional yang tidak sesuai dengan ketentuan sebagaimana yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

3.    Disamping itu, masih banyak Pejabat Pembina Kepegawaian yang tidak melaksanakan ketentuan yaitu membebaskan sementara dan memberhentikan PNS dari jabatan fungsional apabila PNS tersebut tidak dapat memenuhi angka kredit yang telah ditentukan dalam jangka waktu tertentu.




4.    Sehubungan dengan hal tersebut semua Pejabat Pembina Kepegawaian diwajibkan melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku sesuai dengan kewenangan yang dimilikinya dalam pengangkatan, kepangkatan, pemberhentian sementara, dan pemberhentian PNS dari jabatan fungsional. Apabila tersebut tidak dilaksanakan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian dengan pertimbangan agar PNS tersebut tidak dirugikan karier dan hak kepegawaiannya, maka Kepala Badan Kepegawaian Negara akan menetapkan kenaikan pangkat, pemberhentian dan pemberian pensiun PNS yang menduduki jabatan fungsional sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

5.    Apabila pengangkatan, pemberhentian sementara, dan pemberhentian PNS dari jabatan fungsionalnya yang dilakukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian terdapat ketidaksesuaian dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta berakibat adanya kerugian pada keuangan negara serta bukan karena kesalahan PNS yang bersangkutan, maka Pejabat Pembina Kepegawaian bertanggungjawab untuk mengembalikan kerugian keuangan negara tersebut kepada kas negara.






Blog, Updated at: 12:02:00 AM

6 komentar:

  1. Sumber suratnya dapat dari mana pak?
    kok Tahun pada nomor surat berbeda dengan tahun pada tanggal surat,
    pada nomor surat tertulis 99/1999 sedangkan pada tanggal surat 2015....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba buka atau kunjungi halaman website ini http://www.kemenag.go.id/index.php?a=daftarartikel

      Delete
    2. 99 pada nomor surat bukan menunjukkan tahun Om

      Delete
  2. Dalam Surat BKN kode 99 bukan menunjukkan tahun silahkan cek di BKN tentang kode surat atau bisa download surat asli di website kementerian agama dan website lainnya

    ReplyDelete
  3. Replies
    1. LIHAT CONTOH SURAT BKN di Website Resmi BKN dibagian Regulasi Pilih Surat Kepala BKN

      Delete

---------------------------------

---------------------------------


Tanggal dan Waktu Saat Ini (Online)

---------------------------------

Statistik Pengunjung

---------------------------------

---------------------------------

Followers

----------------------------------

---------------------------------

CB