KENAIKAN GAJI PNS 2015 DAN REALISASI GAJI KE 13

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Friday, May 15, 2015





Uptodate informasi Kenaikan Gaji PNS atau ASN tahun 2015, diperoleh dari jpnn.com bahwa para pegawai negeri sipil bakal banji duit pada Juni mendatang. Pasalnya, mereka akan menerima rapelan kenaikan gaji tahun 2015 sebesar enam persen sejak Januari ditambah gaji ke-13. "Rencananya Juni rapelan kenaikan gaji direalisasikan Juni seperti tahun-tahun sebelumnya," kata Kabag Komunikasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Suwardi kepada media ini, Selasa (12/5).


Gaji ke-13 biasanya dibayarkan Juli. Namun, untuk tahun ini dimajukan Juni mengingat kebutuhan pembayaran sekolah. "Kemungkinan besar akhir Juni gaji ke-13 tahun 2015 juga cair karena kan banyak yang butuh untuk bayar sekolah anak-anak," ucap Suwardi.

Terkait kenaikan gaji PNS, Suwardi menyatakan, ada penurunan dibanding 2014. Tahun-tahun sebelumnya, PNS golongan satu sampai tiga menerima kenaikan gaji sebesar sepuluh persen. Sementara, golongan empat sebesar enam persen.

Namun, tahun ini seluruhnya merata enam persen. "Kenaikan gaji PNS / ANS tahun 2015 ini memang lebih kecil menjadi enam persen. Besarannya merata untuk semua golongan (I sampai IV)," tutur Suwardi.

Dia menambahkan, setiap tahunnya KemenPAN-RB selalu mengusulkan besaran kenaikan gaji PNS di kisaran 10-15 persen. Namun, realisasinya tergantung kemampuan anggaran negara.

Kendati kenaikan gaji menurun, PNS tetap mendapatkan peningkatan tunjangan kinerja sekitar 30 persen. Besaran ini disesuaikan dengan usulan masing-masing instansi dan capaian kinerjanya. 

Informasi sebelumnya, Kabar baik terkait realisasi Kenaikan Gaji PNS atau ASN tahun 2015 serta realisasi pemberian gaji ke-13 tahun 2015. Sebagaimana dirilis dalam berbagai media, MenpanRB menyatakan bahwa rencana kenaikan gaji PNS tahun 2015 sudah diusulkan kepada Presiden. Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi di Palangkaraya dalam "Pertemuan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dengan Aparatur Sipil Negara Kota Palangka Raya," di gedung pertemuan umum Palampang Tarung, komplek kantor pemerintahan ibu kota Kalteng itu. Yuddy sebagaimana dirilis antaranews.com mengatakan, “rancangan peraturan tentang kenaikan gaji berkala bagi PNS / ASN sebesar 6% pada 2015, saat ini sudah disampaikan kepada Presiden.”


Isu ini sakiligus menepis ketidapastian kenaikan gaji PNS 2015 setelah gonjang-ganjing defisit anggaran yang dihembuskan para Wakil Rakyat di Senayan, sempat membuat para aparatur sipil negara (ASN) terutama PNS was-was. Kabarnya, dengan defisit anggaran akan membuat PNS tidak menerima haknya berupa gaji.

Menurut MenpanRB, para PNS  tetap akan menerima gaji karena anggarannya sudah tertata dalam APBN. Gaji pegawai itu sudah masuk dalam pengeluaran rutin negara, jadi tidak benar kalau ada isu PNS terancam tidak gajian karena defisit anggaran," ungkap Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi di kantornya, Kamis (16/4).

Terkait dengan Gaji ke-13. Menurut Yuddy dalam acara tersebuttinggal menunggu pencairan yang biasanya direalisasikan menjelang tahun ajaran baru. "Kenaikan gaji PNS secara berkala, gaji ke 13, itu rutin setiap tahunnya” katanya sebagaimana dirilis jppn.com

Berkaitan dengan berita mengenai akan dihapusnya uang pensiun bagi PNS atau ASN, TNI dan Polri, masih dalam antaranews.com Menteri mengatakan bahwa hal  itu hanya isu karena selama ini pemerintah tidak pernah membahas masalah tersebut. "Itu hanya isu. Pemerintah tidak pernah mengusulkan. Bagaimana mau dihapus. PNS bekerja puluhan tahun hingga dia pensiun dan berhak mendapatkan jaminan hari tua dan tunjangan pensiun," tegas Yuddy.


Selain menyampaikan Kenaikan gaji PNS, MenpanRB Yuddy Chrisnandi juga menyampaikan kabar gembira bagi pejabat eselon III hingga eselon I. Menurut Menpan pemerintah akan mengadakan promosi jabatan lintas daerah atau promosi tingkat nasional. Yuddy  mengatakan “Tidak hanya berputar di situ, jika perlu di daerah lain bisa dipromosikan, eselon II rolling di tingkat provinsi juga bisa di tingkat nasoinal apalagi eselon I. Mereka yang berprestasi bisa dipromosikan ke tingkat nasional sehingga karirnya tidak berhenti di daerah,” katanya.


Pemerintah mempertimbangkan untuk menaikkan gaji kepala daerah
Informasi menarik lainnya datang dari Menteri dalam Negeri. Menurut Mendagri, sebagaimana dirilis antaraneew.com Pemerintah juga mempertimbangkan untuk menaikkan gaji kepala daerah pada tahun 2016, dengan melihat kinerja selama satu tahun ke depan, kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Jakarta, Jumat.  "Selama satu tahun ini kami (Pemerintah) kerja dulu, menyukseskan program kerja, perizinan, reformasi birokrasi. Baru kalau sudah ada hasilnya bisa dipertimbangkan untuk tahun anggaran tahun depan," kata Mendagri Tjahjo.

Dalam Rapat Koordinasi dengan bupati dan wali kota se-wilayah Sumatera pekan lalu, Tjahjo mengatakan muncul usulan permintaan kenaikan gaji dari para kepala daerah. "Banyak usulan, mereka bilang gaji Rp5,9 juta sudah 10 tahun tidak naik. Lalu dijawab oleh Bapak Presiden (Jokowi), dari sisi anggaran kalau gaji naik bisa. Tetapi ini kan pemerintah baru, belum kerja kok gaji sudah naik," tambahnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Keuangan Daerah, Reydonnizar Moene mengatakan gaji pokok yang saat ini diterima oleh kepala daerah memang tidak rasional dibandingkan dengan inflasi tajam.Menurut Moene selaku Direktur Jenderal Keuangan Daerah gaji, tunjangan, fasilitas dan insentif pungutan yang diterima kepala daerah dan wakilnya tersebut belum merepresentasikan pekerjaan dan tanggung jawab mereka dalam menjalankan pemerintahan daerah.

"Kan tidak rasional kalau gaji seorang gubernur cuma Rp3 juta, bupati dan wali kota cuma Rp1,2juta, lalu tunjangan yang diperkenankan saja (yang diterima) dan insentif yang diperkenankan cuma insentif pemungutan; sedangkan derajat wewenang dan tugas mereka besar," katanya.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, selain gaji pokok, tunjangan jabatan dan tunjangan lainnya kepala daerah dan wakilnya juga diberi fasilitas kendaraan dinas serta rumah dinas.
Selain itu, kepala daerah juga berhak menerima insentif pemungutan yang diterima dari pajak kendaraan bermotor dan biaya balik nama kendaraan bermotor.

"Prinsip dasarnya adalah equal pay for equal work, kalau beban dan tanggung jawab pekerjaannya besar tapi kompensasinya tidak seimbang ya tidak masuk akal," ujarnya.






Dalam RAPBN 2015 pemerintah kembali merencanakan kenaikan gaji dan uang makan PNS TNI dan POLRI sebesar 6%. Rencana kenaikan gaji PNS TNI dan POLRI pada 2015 tersebut tertuang dalam pemaparan RUU APBN 2015, di Jakarta. Badan Anggaran (Banggar) DPR dan Pemerintah telah sepakat untuk menetapkan alokasi dana untuk menaikkan gaji PNS dan TNI/Polri. Anggaran kenaikan gaji PNS, TNI/ Polri pada tahun 2015 sebesar Rp 4,1 triliun atau rata-rata 6%.

Rencana kenaikan gaji PNS TNI dan POLRI di tahun 2015 nanti selain ditujukan untuk meningkatkan kinerja PNS, juga untuk menyesuaikan dengan kebutuhan PNS terkait inflasi. . Selain kenaikan gaji PNS, pada tahun 2015 yang akan datang pemerintah juga berencana menaikan tunjangan uang makan dan lauk pauk sebesar Rp 5.000.

Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri di Gedung Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (15/8/2014). Menuturkan bahwa kenaikan gaji PNS 2015 sebesar enam persen ini juga berlaku bagi pensiunan PNS, dan abdi negara lainnya. Namun, besaran untuk pensiunan ini sebesar lima persen.

Namun, Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri menyatakan bahwa kenaikan gaji dan uang makan PNS dalam RAPBN 2015 ini masih bisa dikoreksi kembali oleh pemerintah selanjutnya. "Pemerintah baru bisa koreksi, bebas lakukan apa saja," pungkasnya

Inilah Daftar Kenaikan Gaji Pokok PNS Tahun 2014 sesuai PP 34/2014. Kita tunggu PP untuk Gaji PNS 2015 

Berbeda dengan pendapat di atas, Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Eko Prasodjo, menyatakan PNS tidak serta merta akan naik gajinya. bahkan janji kenaikan gaji PNS dan TNI/Polri sebesar enam persen tersebut kemungkinan malah batal. Eko menyebutkan, berdasarkan UU Aparatur Sipil Negara (ASN), kenaikan gaji aparatur dinilai berdasarkan kinerja bukan langsung naik saja. Besarnya kenaikan gaji akan menyesuaikan dengan kinerja dan jabatan. Seperti misal, kinerja seorang PNS mendekati sempurna atau bagus, mendapatkan kenaikan empat kali gaji pokok. Kemudian pencapaian kinerja seorang PNS sempurna, akan mendapat kenaikan gaji hingga 8 kali gaji pokok.

Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Eko Prasojo, mengungkapkan, dengan adanya beleid baru ini maka nantinya ada empat kelompok penerima gaji di kalangan PNS berdasarkan kinerja, yakni outstanding, excellent, successful,  dan poor.


Inilah Daftar Kenaikan Gaji Pokok PNS Tahun 2013 sesuai PP 22/2013. Kita tunggu PP untuk Gaji PNS 2015 


Kategori kinerja ini akan mengakibatkan besar atau kecilnya pendapatan yang dibawa pulang atau take home pay PNS tersebut. "Cara ini lebih efektif untuk mendongkrak kinerja PNS," tuturnya, Selasa (7/10/2014) lalu sebagaimana di berita dalam http://bisniskeuangan.kompas.com/.

Golongan outstanding adalah mereka yang jauh melebihi target. Excellent mencapai di atas target, successful mencapai target, dan poor tak mencapai target. Bahkan golongan poor akan menerima sanksi berupa penurunan pangkat bahkan bisa direkomendasikan untuk diturunkan penghasilan ataupun dipensiunkan lebih cepat. "Konsep ini bertujuan agar daya saing dan kualitas pegawai pemerintah agar tak kalah dengan pegawai swasta," kata Eko.


Pada bagian lain, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani sebagaimana diberitakan dalam http://bisniskeuangan.kompas.com/ tanggal 9 Oktober 2014 mengatakan, anggaran kenaikan gaji PNS TNI dan POLRI serta pensiunan pada tahun 2015 tetap akan mengalami kenaikan. Hal ini dilakukan menyesuaikan dengan kebutuhan PNS terkait inflasi.

Rencananya kenaikan gaji PNS TNI dan POLRI tahun 2015 sebesar 6 persen, sementara untuk dana pensiun naik 4 persen dari yang selama ini dibayarkan.  "Untuk gaji akan ada kenaikan anggaran Rp 4,1 triliun," kata Askolani. 

Tentunya, jadi tidaknya kenaikan Gaji PNS TNI dan POLRI di tahun 2015 yang akan datang menjadi kewenangan pemerintahan baru sebagaimana dinyatakan  Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri bahwa kenaikan gaji dan uang makan PNS dalam RAPBN 2015 ini masih bisa dikoreksi kembali oleh pemerintah selanjutnya.
Inilah Daftar Kenaikan Gaji Pokok PNS Tahun 2012 sesuai PP 15/2012. Kita tunggu PP untuk Gaji PNS 2015 


Kita berharap kenaikan gaji PNS TNI dan POLRI di tahun 2015 tetap akan dilaksanakan. Jika pemerintah menerapkan gaji berdasarkan Kinerja maka bukan tidak mungkin akan semakin memperburuk para PNS yang tidak memiliki jabatan, termasuk para PNS guru dan dosen yang belum memiliki sertifikat pendidik. Hal ini disebabkan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2013 tentang Tunjangan Kerja Pegawai di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2014 tentang Tunjangan Kerja Pegawai di Lingkungan Kemneterian Agama dinyatakan bahwa Tunjangan Kinerja tidak diberikan kepada Pegawai yang tidak memiliki Jabatan tertentu serta Tunjangan Kinerja tidak diberikan kepada pegawai yang diangkat sebagai pejabat Fungsional Guru dan Dosen


Label: Gaji PNS 2015, Gaji PNS TNI dan PLORI 2015, Tabel Gaji PNS 2015, Tabel Gaji PNS TNI dan POLRI 2015, Daftar Gaji PNS 2015, Daftar Gaji PNS TNI dan POLRI 2015, Kenaikan Gaji PNS 2015


BACA INFO MENARIK LAINNYA





Blog, Updated at: 12:01:00 AM

1 komentar:

  1. thanks atas infonya, ditunggu artikel yang lainnya

    http://obathepatitisb.infosehatalami.com/kenali-gejala-hepatitis-b-sejak-dini/

    ReplyDelete

---------------------------------

---------------------------------


Tanggal dan Waktu Saat Ini (Online)

---------------------------------

Statistik Pengunjung

---------------------------------

---------------------------------

Followers

----------------------------------

---------------------------------

CB