AKAN ADA SELEKSI PENDAMPING DESA TAHAP KE 2 TAHUN 2016 UNTUK MENGISI KEKURANGAN KUOTA

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Tuesday, June 14, 2016

Seleksi psikotes calon pendamping desa sudah dilaksanakan dua minggu lalu, 4 Juni 2016 secara serentak. Psikotes untuk calon pendamping desa wilayah Sulsel dilaksanakan di Baruga Andi Amiruddin UNHAS

Tenaga ahli nasional pendamping desa, Arbit Manika menjelaskan kuota yang mau diterima untuk wilayah Sulsel sebanyak 600 orang untuk sembilan posisi baik tingkat desa, kecamatan muapun kabupaten. Sedangakn jumlah pelamar sebanyak 4585 orang dan yang ikut tes tertulis sebanyak 2782 orang.




Dari pelamar yang ikut tes terulis dinyatakan lulus sebanyak 412 orang di antaranya Pendamping Lokal Desa (PLD) lulus 160 orang kuota yang diterima 50 orang, Pendamping Desa Pemberdayaan (PD.P Kecematan) yang lulus 113 orang kuota yang diterima 250 orang, Pendamping Desa Infrastruktur (PD.TI Kecamatan) yang lulus 40 orang kuota yang diterima 250 orang.

Untuk tingkat kabupaten, Tenaga Ahli Pemberdayaan yang lulus 33 orang kuota yang diterima 17 orang, Tenaga Ahli Perencanaan Partisipatif yang lulus 31 orang kuota yang diterima 18 orang, Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa yang lulus 13 orang kuota yang diterima 17 orang, Tenaga Ahli Infrastruktur Desa yang lulus 13 orang kuota yang diterima 15 orang, Tenaga Ahli Teknologi Tepat Guna yang lulus 3 orang kuota yang diterima 10 orang, dan Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar yang lulus 1 orang kuota yang diterima 10 orang.

Semua peserta yang lulus tes tertulis ini sudah mengikuti tes psiko pada 4 Juni lalu. Bagi peserta yang lulus akan lanjut ke tahap selekasi akhir yaitu tes evaluasi kualifikasi yang dilaksanakan oleh tenaga ahli sekretariat Nasional P3MD Dirjen PPMD Kemendes.

"Rencana besok kami berangkat ke masing-masing propinsi untuk bergabung dengan tim propinsi, untuk memasuki babak akhir proses seleksi yaitu tes kualifkasi." jelas Arbit Manika, Selasa, (14/6).

Tes kualifikasi lebih pada pemeriksaan administrasi apakah calon sudah memiliki kualifikasi sesuai standar yang di tentukan. Sehingga CV masing-masing calon akan dinilai dan divalidasi disertai dokumen pendukung lainnya. Setelah itu nilai hasil tes tertulis akan digabung dengan nilai tes kualifikasi CV.

"Seminggu kemudian akan diumumkan hasilnya, setelah itu baru pelatihan pratugas akan dilaksanakan akhir Juni 2016," kata pria kelahiran Bulukumba ini.

Arbit berharap ada masukan dari masyarakat terhadap calon-calon yang lulus. Agar beberapa hal yang issu yang berkembang saat ini bisa terjawab, misalnya soal pelamar yang pengurus partai politik dan usia calon yang tidak sesuai syarat. Ia pun menjelaskan Kemendes sengaja melibatkan Perguruan Tinggi dalam rekrutmen sebab kampus adalah salah satu benteng moralitas dan profesionaalitas,"Obrolan miris mengenai politisasi pendamping desa akan terjawab, bahwa Kemendes serius dalam implementasi UU Desa," tegas Arbit.

Untuk kekurangan kuota di masing-masing posisi pendamping desa akan dilakukan rekrutmen / seleksi pendampig desa tahap ke-2 tahun 2016.


Sumber: http://seputarsulawesi.com/





= Baca Juga =



Blog, Updated at: 8:31:00 PM

1 komentar:

  1. maaf pak,,,,,mengapa untuk sulsel informasi peserta yang lolos sudah diketahui sedangkan untuk jawa timur belum ada ketetapan,,,,, mohon penjelasannya

    ReplyDelete

---------------------------------

---------------------------------


Tanggal dan Waktu Saat Ini (Online)

---------------------------------

Statistik Pengunjung

---------------------------------

---------------------------------

Followers

----------------------------------

---------------------------------

CB