BOM BUNUH DIRI DEKAT MASJID NABAWI DAN MAKAM NABI MUHAMMAD

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Tuesday, July 5, 2016

Jelang perayaan idul Fitri seluruh umat islam di dunia dikagetkan dengan adanya informasi Bom bunuh diri yang terjadi di Madinah, Arab Saudi dikabarkan berdekatan dengan Masjid Nabawi. Masjid itu adalah salah satu situs suci umat Islam.

Masjid itu menjadi makam Nabi Muhammad dan tokoh agama Islam terdahulu. Harian Okaz di Arab Saudi melaporkan, ledakan di duga berasal dari sebuah mobil.



Ini bukan serangan bom pertama yang terjadi. Sebelumnya, teror terjadi di kota lain tepatnya di bagian timur Qatif. Kota itu adalah pemukiman umat Syiah.

Hingga saat ini, BBC.com mengungkapkan belum ada pernyataan resmi terkait jumlah korban dan detail mengenai peristiwa bom bunuh diri itu

Bom bunuh diri terjadi di Madinah, Arab Saudi pada Senin (4/7) waktu setempat. Bom tersebut dikabarkan terjadi di dekat situs suci umat Islam di kota itu. Tepatnya di sebuah masjid di kota itu.

Peristiwa bom bunuh diri itu dilaporkan, al-Arabiya TV and the Okaz newspaper report. Sementara itu situs BBC.com menyatakan, sejauh ini belum ada laporan secara detail terkait peristiwa itu.

Pemerintah setempat juga belum memberi keterangan resmi yang menjelaskan bom jelang hari raya Idul Fitri tersebut.

Aksi biadab mewarnai penghujung Ramadan di Madinah, Saudi Arabia. Pelaku bom bunuh diri menyasar parkiran di dekat Masjid Nabawi tak lama setelah buka puasa, Senin (4/7).

Laman gulfnews.com memberitakan, setidaknya tiga orang meninggal akibat bom bunuh diri di luar masjid yang terletak di kota suci kedua bagi umat Islam itu. Tiga orang meninggal itu adalah satu pelaku bom bunuh diri dan dua petugas keamanan.

Pengguna media sosial di Madinah mengunggah sejumlah foto maupun video yang menunjukkan kepulan asap dari lapangan parkir dekat Masjid Nabawi. Ada pula video yang menunjukkan mayat di lokasi pemboman, sementara ambulans dan mobil polisi berlalu-lalang.

Seorang saksi mata, Shahid Khawar Malik mengatakan, bom itu terjadi di dekat Pintu 1 Masjid Nabawi. Ledakan terjadi sesaat setelah azan magrib pertanda buka puasa.

Sedangkan saksi lainnya, Syed Azafar Ali Shah mengatakan, seluruh pintu masjid langsung ditutup begitu ledakan terjadi. Sedangkan polisi langsung menuju lokasi ledakan

Tak lama setelah para jamaah di Masjid Nabawi, dan sekitarnya menunaikan buka puasa, mereka dikagetkan dengan dentuman keras. Awalnya mereka menganggap bahwa ledakan yang memekakan telinga itu adalah penanda berbuka di akhir bulan puasa. 

Awan hitam pekat lantas mengepul di sekitar masjid yang sangat bersejarah bagi umat Islam itu. Mereka baru sadar: itu bukan penanda berbuka, tapi adalah bom!

Bom itu meledak di dekat pintu 1 Masjid Nabawi. 

Mereka mulai panik. Banyak yang berhamburan. Empat orang petugas keamanan yang dipekerjakan Kementerian Dalam Negeri Saudi Arabia pun menemui ajalnya bersama seorang pelaku. 

Beberapa lainnya dikabarkan luka-luka. 

Berdasarkan keterangan tertulis Kementerian Dalam Negeri Saudi Arabia seorang pelaku adalah seorang pria yang berjalan dari parkiran dan melewati banyak orang. 

Petugas mulai curiga dengan gerak-gerik pria itu yang terus berjalan menuju arah Masjid Nabawi. “Saat petugas mencoba menghentikannya, pelaku meledakkan diri dengan sabuk peledak yang terpasang di tubuhnya,” tulis pernyataan itu. 

Akibatnya, empat petugas keamanan tersebut kehilangan nyawa. (jpnn.com)


Serangan bom di dekat Kompleks Masjid Nabawi, Madinah, dan dua lokasi lain di Arab Saudi, menjadi bukti sahih bahwa teroris tidak memiliki agama.  

Dalam pernyataan tertulisnya, Sekretariat Dewan Ulama Senior Arab Saudi, mengatakan, para pelaku teror sudah menyimpang dari ajaran agamanya. 

“Mereka sudah meninggalkan jamaah Muslim dan imam. Mereka melanggar semua kesucian,”kata dia, Selasa (5/6). “Mereka sudah tak memiliki agama,”tambahnya seperti dilansir Reuters.

Tiga kota di Arab Saudi, Jeddah, Qathif dan Madinah diserang bom. Tiga dari lima korban tewas merupakan pelaku bom bunuh diri. Serangan tersebut terjadi menjelang hari terakhir Ramadhan. Dimana umat Islam akan merayakan Hari Idul Fitri.

Lewat Twitter, netizen pun beramai-ramai mengutuk aksi kekerasan tersebut. Tagar #Prayformadinah menjadi terpopuler di jagad twitter hingga pagi ini.  Brian Primada, pemilik akun Twitter @primadabrian mengatakan, seorang Muslim tidak akan mengebom rumahnya sendiri. “Ini bukti bahwa teroris tak punya agama.”


Sementara itu, MEROO, pemilik akun @ElnahasAmir berkicau tentang serangan Madinah. “Bagaimana kau bisa tetap menghubungkan bahwa teroris adalah Islam saat mereka menyerang tempat tersuci kami?” (republika)





= Baca Juga =



Blog, Updated at: 6:36:00 PM

0 komentar:

Post a Comment

---------------------------------

---------------------------------


Tanggal dan Waktu Saat Ini (Online)

---------------------------------

Statistik Pengunjung

---------------------------------

---------------------------------

Followers

----------------------------------

---------------------------------

CB