CONTOH SOAL POST TEST (POSTTEST) PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN PENGAWAS SEKOLAH (MADRASAH)

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Kamis, 27 April 2017

 SOAL POST TEST PKB PENGAWAS SEKOLAH 
Pengawas sekolah juga harus mengikuti Pengawas (Guru) Pembelajar atau Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Pengawas Sekolah (Madrasah). Setelah mengikuti Kegiatan PKB Pengawas Sekolah di haruskan mengikuti Post test (posttest) Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Pengawas Sekolah (Madrasah). Berikut ini Contoh Soal Post test (posttest) Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Pengawas Sekolah (Madrasah).

1.             Manakah yang merupakan kegiatan utama dalam penyusunan program kepengawasan?
A.   Pengelolaan dan menganalisis kegiatan kepengawasan yang akan dating.
B.   Mengidentifikasi hasil kegiatan kepengawasan tahun sebelumnya.
C.   Membuat Instrumen yang akan digunakan dalam kepengawasan.
D.  Mengembangkan seperangkat tindakan untuk mencapai tujuan.

2.             Manakah acuan yang paling tepat dalam penyusunan program kepengawasan tahunan di sekolah?
A.       Visi, misi, tujuan, dan program pendidikan dinas pendidikan.
B.       Visi, misi, tujuan dan program kemendikbud.
C.       Visi, misi, tujuan dan program kerja sekolah.
D.      Visi, misi, tujuan serta rencana strategis pemda.

3.             Monitoring adalah suatu kegiatan yang ditujukan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan penyelenggaraan sekolah, manakah aspek yang paling penting untuk dimonotoring?
A.      Kegiatan yang harus diatasi dalam pelaksanaan program.
B.      Mengontrol selama program berjalan dan lebih bersifat klinis.
C.      Memperoleh umpan balik bagi sekolah atau pihak terkait untuk menyukseskan ketercapaian tujuan.
D.     Merencanakan, mengembangkan dan menjalankan Rencana Pengembangan Sekolah (RKS).

4.             Dalam rangka pelaksanaan akreditasi sekolah, pengawas sekolah memberikan arahan dan bimbingan terhadap kepala sekolah agar melakukan langkah-langkah kongkret untuk mengumpulkan bukti fisik sesuai dengan kinerja masing-masing tim setiap standard dari 8 SNP melalui kegiatan . . . .
A.      Melakukan monitoring dan evaluasi secara terjadwal terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan dari 8 SNP.
B.      Memberikan bahan-bahan untuk peningkatan dan penjaminan mutu pendidikan kepala sekolah.
C.      Membantu sekolah dalam mengidentifikasi dan pengumpulan bukti fisik yang harus ada di sekolah.
D. Memberikan bantuan dalam upaya peningkatan  mutu sekolah dan rencana pengembangan sekolah.

5.             Berbagai jenis metode yang dapat dilaksanakan dalam pelaksanaan supervise manajerial di antaranya Delphi, diskusi terfokus, monitoring. Untuk melkasanakan metode tersebut perlu dirancang terlebih dulu, rancangan tersebut terutama harus bertitik tolak pada . . . .
A.      Komponen system pendidikan di sekolah yang dianggap paling penting mendapat perhatian
B.      Identifikasi masalah yang dihadapi oleh sekolah binaan serta upaya pemecahannya
C.      Tujuan spesifik kegiatan pengawasan yang sejalan dengan visi dan misi sekolah binaan
D.     Deskripsi kegiatan meliputi jadwal kegiatan jenis kegiatan, teknik yang akan digunakan

6.             Manakah langkah yang paling tepat ketika pengawas sekolah melaksanakan pembinaan terhadap kepala sekolah dan tenaga kependidikian lainnya?
A.      Menyajikan, menjelaskan, mendengarkan, memecahkan masalah dan negoisasi
B.      Pertemuan awal, observasi, interprestasi, pertemuan akhir, analisis akhir, diskusi, dan pemberian umpan balik
C.      Mendengarkan, member penguatan menjelaskan, menyajikan dan memecahkan masalah
D.     Menjelaskan, menyajikan, mengarahkan, memberikan contoh, menerapkan tolak ukur, dan penguatan

7.             Manakah pelkasanaan metode kerja kepengawasan yang paling tepat untuk kegiatan tatap muka yang efektif?
A.      Kegiatan menggali permasalahan awal yang dialami oleh sekolah.
B.      Kegiatan memilih alternative untuk memecahkan masalah yang telah terjadi di sekolah.
C.      Kegiatan menginventarisasi permasalahan yang ada di sekolah.
D.     Kegiatan untuk menentukan prioritas masalah yang harus segera diselesaikan.

8.             Pelaksanaan pengawasan secara efektif dapat menggunakan pendapatan kolaboratif, urutan langkah yang harus dilaksanakan adalah . . . .
A.      Percakapan awal, observasi, interprestasi, percakapan akhir, analisis akhir, dan diskusi.
B.      Menyajikan, menjelaskan, mendengarkan, memecahkan masalah dan negosisasi.
C.      Mendengarakan, memberi penguatan, menjelaskan, menyajikan, dan memecahkan masalah.
D.     Menjelaskan, menyajikan, mengarahkan, memberi contoh, menerapkan tolak ukur, dan menguatkan.

9.             Workshop atau lokakarya merupakan metode yang paling tepat untuk melakukan kegiatan . . . .
A.      Pembinaan bagi kelompok kepala sekolah di setiap wilayah binaan masing-masing pengawas.
B.      Pembinaan bagi seluruh tenaga kependidikan lainnya yang bermasalah dalam melaksanakan kinerjanya.
C.      Pembinaan terhadap beberapa kepala sekolah atau tenaga kependidikan lainnya.
D.     Pembinaan bagi kelompok kepala sekolah atau tenaga kependidikan lainnya yang akan naik pangat.

10.         Dalam penerapan Focus Group Diskustion (FGD) oleh pengawas sekolah ketika melaksanakan pembinaan, manakah  yang merupakan tujuan utama dari FGD tersebut?      
A.      Upaya mengatasi kegagalan sekolah dalam melaksanakan program atau mencapai standard pada satu tahun ajaran.
B.      Upaya melakukan Refleksi terhadap data yang ada, dan menemukan sendiri factor-faktor penghambat dan pendukung.
C.      Upaya menyatukan pendangan mengenai realitas kondisi sekolah dan menentukan langkah-langkah strategis maupun operasional untuk memajukan sekolah.
D.     Upaya menganalisis hasil monitoring pengawas sekolah yang berhubungan dengan pelaksanaan evaluasi diri sekolah.

11.         Dalam pelaksanaan pengawasan diperlukan adanya instrument yang disusun dari standard atau criteria yang ditetapkan. Hal yang harus diperhatikan dalam menyusun instrument kepengawasan adalah . . . .
A.      Instrumen harus sesuai dengan tujuan, sasaran, dan objek yang tertuang dalam kisi-kisi.
B.      Instrumen harus sesuai dengan metode dan teknik yang paling dikuasai pengawas.
C.      Instrumen harus mampu menggali sikap dan tingkah laku responden.
D.     Instrumen mengacu pada pendekatan yang direncanakan dalam rencana pengawas manajerial.

12.         Selain harus memenuhi kriteria valid, instrumen kepengawasan harus rellabel,dan lebih mudah dimengerti dengan memperhatikan dengan aspek pemantapan, artinya . . . .
A.      Dalam mengukur sesuatu perlu dilakukan secara berulang kali, dengan syarat bahwa kondisi saat pengukuran tidak berubah, instrument tersebut memberikan hasil yang sama.
B.      Menunjuk kepada instrument yang tepat atau bener mengukur adari sesuatu yang diukur, pernyataannya jelas, mudah dimengerti dan rinci.
C.      Menunjuk kepada instrument yang mempunyai kaitan erat satu sama lain dalam unsur-unsur dasarnya.
D.     Sebagai upaya untuk mengetahui apakah instrument yang telah disusun tepat untuk digunakan sebagai alat pengumpul data pengawasan sekolah atau tidak.


13.         Instrumen kepengawasan manajerial dapat digunakan untuk . . . .
A.      Memberi keterangan tentang apa yang perlu dibenahi lebih dulu di masa mendatang.
B.      Mencari tahu tenaga pendidik yang sudah memiliki kompetensi pembelajaran.
C.      Menggali seberapa besar biaya yang harus dikeluarkan oleh sekolah tiap tahun ajaran.
D.     Menentukan kegiatan yang sudah sesuai dan belum sesuai dengan tujuan sekolah.

14.         Manakah tujuan yang paling tepat dalam menyusun kisi-kisi instrument kepengawasan?
A.      Merumuskan tujuan yang akan dicapai dalam kepengawasan dengan instrument yang akan disusun.
B.      Menyusun angket dan pedoman observasi untuk mengumpulkan data tentang besarnya minat belajar dengan modul.
C.      Merancang rincian variable dan jenis instrument yang akan digunakan untuk mengukur bagian variable yang bersangkutan.
D.     Membuat butir-butir instrument yang akan dijadikan alat dalam kegiatan pemantauan kepengawasan.

15.         Seorang pengawas yang baik hendaknya mampu menggunakan instrument kepengawasan dalam menghimpun hasil kegiatan kepengawasan. Berikut ini yang bukan merupakan kemampuan pengawas dalam menngunakan instrument . . . .
A.      Menerapkan nilai dan skor capaian
B.      Menghitung hasil capaian
C.      Menganalisis dan merekomendasikan hasil
D.     Merevisi format instrument pengawasan

16.         Instrumen kepengawasan manajerial herus disesuaikan dengan . . . .
A.      Prinsip supervisi
B.      Model supervise
C.      Pendekatan supervise
D.     Ruang lingkup supervise

17.         Untuk kelancaran dan keefektifan penggunaan instrument observasi dalam pemantauan terhadap pengelolaan dan administrasi sekolah, pengawas sekolah terlebih dulu harus menetapkan . . . .
A.      Apa yang semestinya ada di sekolah dan harus diobservasi oleh pengawas sekolah.
B.      Kriteria-kriteria yang dijadikan tolak ukur pertimbangan pengawasan.
C.      Aspek-aspek penampilan atau tingkah laku yang spesifik yang akan diobservasi.
D.     Suatu kerangka untuk membandingkan semua orang yang akan diobservasi.

18.         Konsep pembelajaran yang konstektualmerupakan pembelajaran aktif antara guru dan siswa, hal yang terpenting dalam penerapan konsep pembelajaran konstektual adalah ….   
A.      Mendorong siswa terampil berdiskusi dalam kelompok
B.      Keterampilan siswa dikembangkan atas dasar latihan secara intensif
C.      Hasil belajar diukur melalui kegiatan akademik dalam bentuk ulangan harian, ulangan tengah semester dan ulangan akhir semester
D.     Membangun pemahaman siswa terhadap pengetahuan baru berdasar pada contoh-contoh yang diberikan guru

19.         Seorang pengawas sekolah/madrasah waktu melakukan kegiatan supervise akademik di sekolah binaaannya. Hasilnya tak satupun dijumpai silabus yang urutan SK dan KD-nya berbeda dengan urutan SK dan KD terdapat dalam Standar Isi (SI), setelah ditanyakan kepada Wakasek Kurikulum, ternyata memang tidak ada guru yang melalakukan kegiatan mengkaji SK dan KD. Menghadapi permasalahan ini, manakah langkah pertama yang terbaik harus dilakukan pengawas tersebut?
A.      Membiarkan saja karena urutan SK dan KD-nya sudah sesuai dengan urutan SK dan KD pada SI.
B.      Mengadakan pembimbingan pengkajian SK dan KD kepada para guru.
C.      Meminta para guru untuk melakukan kegiatan mengkaji SK dan KD pada awal kegiatan pengembangan silabus.
D.     Menugaskan kepada para guru untuk melakukan kegiatan mengkaji SK dan KD di rumah.

20.         Hasil mengkajian SK dan KD diperoleh data sebagai berikut:   
KD
Tingkat Kesulitan
Keterkaitan dengan KD lain
1.1
Mudah
Terkait dengan KD 1.2
1.2
Mudah
Terkait dengan KD 1.1 dan 1.4
1.3
Sukar
Terkait dengan KD 1.5
1.4
Sedang
Terkait dengan KD 1.2 dan 1.5
1.5
Sukar
Terkait dengan KD 1.3 dan 1.4
            Dari hasil pengkajian SK dan KD di atas urutan penyajian KD yang terbaik adalah . . . .
A.      1.1, 1.2, 1.3, 1.4, 1,5
B.      1.1, 1.2, 1.4, 1.3, 1.5
C.      1.1, 1.2, 1.4, 1.5, 1.3
D.     1.1, 1.2, 1.3, 1.5, 1.4

21.         Pada suatu sekolah dijumpai para guru belum melakukan analisis terhadap SK/KD. Hasil yang perlu disampaikan pengawas sekolah/madrasah membimbing guru melakukan analisis SK/KD. Kegiatan yang paling penting dalam analisis SK/KD adalah . . . .
A.      Memetakan tingkatan ranah KD ke dalam ranah setiap indicator pencapaian kompetensi
B.      Merumuskan indicator pencapaian kompetensi
C.      Menentukan materi pokok pembelajaran dari masing-masing KD dalam standard isi
D.     Mengetahui keluasaan dan kedalaman KD yang akan diajarkan

22.         Seorang guru menyusun indicator “Siswa dapat memahami perkalian bilangan bulat”. Hal pokok yang perlu disampaikan untuk membimbing guru tersebut dalam menyusun indikator adalah . . . .
A.      Indikator perlu dilengkapi dengan stimulus
B.      Harus menggunakan kata kerja operasional
C.      Indikator diturunkan dari KD yang ada
D.     Soal dapat dibuat sesuai indicator

23.         Kurikulum tingkat satuan pendidikan mengamatkan agar para guru mengembangkan alat evaluasi tingkat berpikir yang lebih tinggi. Manakah dari indicator berikut yang menunjukan tingkat berpikir paling tinggai?
A.      Menganalisis penyebab terjadinya banjir
B.      Menjelaskan dampak terjadinya banjir
C.      Menerangkan penyebab terjadinya banjir
D.     Mengidentifikasi dampak terjadinya banjir

24.         Seorang guru menerima contoh silabus dari MGMP. Dia ingin mengembangkan silabus untuk kepentingan sekolahnya sendiri. Hal terpenting yang disampaikan pengawas pada penyusunan indicator pencapaian kompetensi adalah . . . .
A.      Menggunakan kata kerja operasional sesuai dengan kompetensi dasar
B.      Menggunakan kata kerja operasional tingkat berpikir yang lebih tinggi
C.      Dirumuskan dalam kata kerja operasional yang terukur
D.     Dirumuskan dalam kata kerja operasional aspek pengetahuan

25.         Hasil pemeriksaan pengawas sekolah/madrasah terhadap silabus seorang guru pada sekolah dengan kualitas papan bawah di kota kabupaten dijumpai untuk KD “ menyampaikan pengumuman dengan intonasi yang tepat serta menggunakan kalimat-kalimat yang lugas dan sederhana”. Dengan materi pembelajaran “penyampaian pengumuman”. Sebagai pengawas pada sekolah tersebut, apakah komentar terbaik yang diberikan?
A.       Kurang banyak, karena hanya ada satu materi pembelajaran
B.       Kurang mendetail, karena materi pembelajarannya terlalu sederhana
C.       Sudah cukup, karena untuk level sekolah papan bawah
D.      Sudah baik, karena kedalaman dan keluasaan materi sudah sesuai KD

26.         Sebuah KD berbunyi “Menyimpulkan isi bacaan setelah membaca cepat 200 kata per menit”. Sebagai seorang pengawas sekolah/madrasah yang harus membimbing dalam menentukan materi pembelajaran yang menunjung pencapaian KD, materi terbaik adalah . . . .
A.        Kecepatan efektif membaca
B.        Penetapan waktu membaca
C.        Penyimpulan isi bacaan
D.       Penentuan pokok-pokok paragraph

27.         Seorang guru ingin mengadaptasi silabus yang telah dikembangkan oleh sekolah lain. Saran utama pengawas yang harus diperhatikan pada penentuan materi pembelajaran adalah . . . .
A.        Mempertimbangkan potensi peserta didik
B.        Mempertimbangkan kedalam materi
C.        Menyesuaikan dengan buku teks siswa
D.       Menyesuaikan dengan indicator pencapaian kompetensi

28.         Pada materi pembelajaran “suhu dan pengukurannya” seorang guru menentukan kegiatan pembelajaran “memberi contoh cara penggunaan termometer”. Sebagai seorang pengawas yang harus membimbing menentukan kegiatan pembelajaran, bagaimana komentar saudara?
A.        Sudah baik, karena dirumuskan dengan kalimat yang sederhana.
B.        Sudah baik, karena sudah disusun sesuai ketentuan.
C.        Sudah lengkap, karena sudah jelas perlakuannya.
D.       Belum lengkap, karena tidak ada kegiatan peserta didik.

29.         Dalam melaksanakan kegiatan supervise akademik, seorang pengawas mencermati penetapan kegiatan pembelajaran pada silabus di salah satu sekolah binaannya. Ternyata dari 5 silabus yang diambil sebagai sample, penyusunan langkah-langkah kegiatan pembelajarannya persis sama dengan kegiatan pembelajaran dalam file silabus yang diperoleh pengawas dari hasil penataran. Bimbingan apakah yang paling penting untuk segera disampaikan pada sekolah tersebut?
A.        Menyampaikan hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengembangan kegiatan pembelajaran.
B.        Menyampaikan bahwa kegiatan minimal harus mengandung dua penciri yang mencerminkan pengelolaan pengalaman belajar peserta didik.
C.        Memodifikasi kegiatan pembelajaran sehingga memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik.
D.       Memodifikasi kegiatan pembelajaran sehingga dapat memberikan bantuan kepada guru untuk melaksanakan pembelajaran secara professional.

30.         Hal terpenting yang dipertimbangkan dalam menentukan kegiatan pembelajaran adalah . . . .
A.        Memuat rangkauan kegiatan yang harus dilakukan oleh pendidik, secara berurutan untuk mencapai KD.
B.        Memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan oleh peserta didik secara berurutan untuk mencapai KD.
C.        Dikembangkan sesuai dengan karakteristik pendidik dan mata pelajaran
D.       Dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik.

31.         Seorang guru akan menyusun RPP untuk suatu materi pembelajaran dengan kondisi sebagai berikut:
1.      Materi pembelajaran bias dipraktikkan.
2.      Alat yang dimiliki sekolah yang berkaitan dengan materi tersebut 4 set.
3.      Jumlah siswa setiap rombel 32 orang.
4.      Guru ingin menggunakan pendekatan pembelajaran berkelompok.
5.      Guru ingin agar dalam pelaksanaanya terjadi pembelajaran siswa aktif.
Berdasarkan kondisi tersebut, apakah saran terbaik yang bias diberikan oleh pengawas sekolah/madrasah kepada guru tersebut dalam memilih metode?
A.        Mengunakan metode diskusi dan Tanya jawab dan tidak perlu menggunakan alat.
B.        Mengunakan metode eksperimen, diskusi dan Tanya jawab.
C.        Mengunakan metode demonstrasi, diskusi dan presentasi.
D.       Mengunakan metode diskusi, presentasi, dan Tanya jawab.

32.         Untuk mengembangakan agar siswa belajar lebih bermakna dengan cara bekerja sendiri, mengkonstruksi pengetahuan adan keteerampilan barunya, mengembangakan sifat ingin tahu dengan bertanya dan menciptakan masyarakat belajar di kelas. Untuk itu, guru perlu dibimbing dalam . . . .
A.        Memilih strategi pembelajaran berbasis masalah
B.        Memilih strategi pembelajaran kontekstual
C.        Melaksanakan kegiatan pembelajaran aktif
D.       Melaksanakan kegiatan pembelajaran bermakna

33.         Kelebihan metode diskusi yang paling utama disbanding metode lain adalah . . . .
A.        Meningkatkan keterampilan siswa berbicara menyampaikan pendapat di muka umum
B.        Meningkatkan keterampilan siswa dalam berfikir
C.        Cukup efektif digunakan pada kelas yang jumlah siswanya banyak
D.       Merangsang siswa untuk lebih banyak belajar

34.         Agar seorang guru mampu melaksanakan metode problem solving maka langkah-langkah pelaksanaan berikut perlu dibimbingkan oleh pengawas sekolah/madrasah kecuali . . . .
A.        Ada masalah yang jelas untuk dipecahkan dan masalah ini harus tumbuh dari siswa sesuai dengan taraf kemampuannya
B.        Siswa mencari data atau keterangan yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah tersebut
C.        Menerapkan jawaban dari masalah tersebut berdasarkan kepada data yang telah diperoleh
D.       Menarik kesimpulan terakhir tentang jawaban dari masalah tersebut

35.         Seoarang guru mengajar pada sekolah favorit di kota kabupaten. Keadaan siswanya pada umumnya mampu berfikir logis, kritis dan kreatif sehingga mudah untuk menerapakan pendekatan pembelajaran yang berorientasi kepada siswa. Guru ingin menerapkan pembelajaran yang dapat mengembangkan berbagai potensi siswa dengan memilih strategi inkuiri. Bagaimanakah saran pengawas untuk pelaksanaan strategi tersebut?
A.        Agar guru memilih metode diskusi kelompok dengan menggunakan lembar kegiatan siswa.
B.        Agar siswa yang mampu membimbing siswa yang kurang mampu untuk memahami materi pelajaran.
C.        Agar siswa mengkaitkan materi yang dipelajari dengan pengetahuan yang susah dikuasai.
D.       Agar seluruh aktivitas yang dilakukan siswa diarahkan untuk menemukan jawaban sendiri ari sesuatu yang dipertanyakan.

36.         Pernyataan berikut merupakan contoh dari penerapan strategi pembelajaran kontekstual kecuali . . . .
A.        Menerangkan kepada proses keterlibatkan siswa untuk menemukan materi
B.        Mendorong agar siswa dapat menemukan hubungan antara materi yang dipelajari dengan situasi kehidupan nyata
C.        Pembelajaran terjadi pada kelompok kecil
D.       Mendorong siswa untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan

37.         Dalam membuat perencanaan pembelajaran, proses pembelajaran dirancang dengan  berpusat pada peserta didik untuk mendorong motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, kemanndirian, dan semangat belajar. Prinsip yang mendasari ketentuan di atas adalah . . . .
A.        Memperhatikan perbedaan individu siswa
B.        Mendorong partisipasi aktif siswa
C.        Mengembangkan budaya membaca
D.       Memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan

38.         Dalam menilai Kompetensi dasar “menyusun karangan tentang berbagai topik sederhana”, aspek-aspek penting yang harus diamati adalah sebagai berikut ini, kecuali . . . .
A.        Keterpaduan antar kalimat dan antar paragraf
B.        Kesesuaian judul dengan isi dan isi keseluruhan
C.        Kerapihan dan kejelasan tulisan
D.       Pilihan kata dan penggunaan ejaan

39.         Bu arini memberi tugas kepada siswa untuk mengamati pertumbuhan tanaman dari biji kacang yang berada pada dua pot dengan perlakuan yang berbeda, Pot A dengan media tanah, cukup air dan cukup sinar matahari. Pot B dengan media tanah tanpa disiram dan kurang sinar matahari. Aspek-aspek penting apakah yang saudara sarankan untuk dinilai?
A.        Persiapan, Pencatatan, Pengumpulan data dan Kesimpulan
B.        Perencanaan, Pengumpulan data, pengolahan data dan Kesimpulan
C.        Perencanaan, pengumpulan data, pengolahan data dan pelapor
D.       Perencanaan, pengumpulan data dan pengolahan data

40.         Pada saat pengawas melaksanakan supervise kelas ditemukan bahwa guru melaksanakan penilaian dengan cara yang baik sesuai dengan karakteristik kompetensi dasar yang diajarkan; maka tindakan pengawas adalah . . . .
A.        Memeriksa rencana pelaksanaan pembelajaran
B.        Memeriksa indicator pembelajaran dan bahan ajar
C.        Membiarkan guru melanjutkan pembelajarannya
D.       Membantu guru untuk mengulangi pelaksanaan penilain kelas

41.         Pengawas sekolah memberikan pengarahan kepada guru mengenai penilaian aspek afektif dalam pembelajaran. Hal yang paling penting untuk dinilai adalah sebagai berikut, kecuali . . .
A.       Peserta didik patuh mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guru
B.       Peserta didik selalu tepat waktu dan memiliki disiplin yang tinggi
C.       Peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh
D.      Peserta didik patuh terhadap tata tertib dan berbudi pekerti luhur

42.         Seorang guru menganggap penting menilai kemampuan anak dalam melakukan suatu percobaan, misalnya membuktikan kesalahan konsep anak tentang sifat-sifat air, aspek yang dinilai dalam hal ini adalah . . . .
A.        Keterampilan mengamati
B.        Kompetensi kerja individual
C.        Keterampilan psikomotor
D.       Kterampilan proses sains

43.         Seorang guru ingin mengkategorikan beberapa aspek penilaian yang ditetapkan ke dalam ranah yang sesuai. Manakah dari pernyataan berikut yang SALAH?
A.        Kemampuan kognitif diperoleh melalui kegiatan learning to know saja
B.        Salahsatu contoh kompetensi yang dikuasai melalui unjuk kerja adalah kemampuan berpidato
C.        Kemampuan ranah afektif dapat berupa nurturant effect dari pencapaian aspek kognitif
D.       Sangat jarang dalam suatu pembelajaran terjadi pengembangan satu ranah saja

44.         Ranah yang dominan tampak pada keterampilan proses social adalah . . . .
A.        Kognitif dan afektif
B.        Kognitif dan psikomotor
C.        Afektif dan psikomotor
D.       Psikomotor saja

45.         Dalam menilai kemampuan siswa membaca puisi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, guru perlu mendapat pelatihan dalam menilai aspek-aspek penting berikut ini:
A.        Keberanian, penjiwaan, dan intonasi
B.        Artikulasi, penjiwaan, dan keberanian
C.        Artikulasi, penjiwaan, dan intonasi
D.       Artikulasi, keberhasilan, dan intonasi

46.         Mata pelajaran seni budaya dan keterampilan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan memahami konsep dan pentingnya seni budaya dan keterampilan, apresiasi kreativitas, dan berperan serta dalam seni budaya dan keterampilan dalam tingkat local, regional, maupun global. Dalam aspek apakah saudara perlu melatih guru terkait dengan kebutuhan di atas?
A.        Praktik dan produk
B.        Praktik dan sikap
C.        Produk dan sikap
D.       Produk dan proses

47.         Latihan yang sesuai bagi guru dalam menentukan aspek-aspek penting yang dinilai sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dapat berupa . . . .
A.        Menganalisis SK-KD mata pelajaran yang diampuh
B.        Membuat indikator pencapaian kompetensi yang sesuai dengan KD
C.        Merancang materi yang unik dan menarik sesuai dengan KD
D.       Melaksanakan pembelajaran berorientasi pendekatan PAIKEM

48.         Bila guru mengalami kesulitan dalam menentukan KKM, maka guru perlu mendapat pelatihan dalam hal . . . .
A.        Mengoptimalkan daya dukung sekolah seperti Fasilitas laboratorium
B.        Cara menentukan materi pembelajaran yang harus dikuasai siswa
C.        Menganalisis intake, kompleksitas, dan data dukung
D.       Menggunakan KKM untuk menentukan tingkat pencapaian siswa

49.         Pada mata pelajaran bahasa Inggris di SD, hal paling penting yang perlu dinilai adalah . . ..
A.    Penguasaan kosa kata sederhana oleh siswa
B.    Motivasi siswa belajar bahasa inggris
C.    Partisipasi  siswa dalam pembelajaran
D.   Kesediaan siswa dalam melakukan tugas bahasa

50.         Materi penilaian kinerja kepala sekolah mencakup aspek . . . . 
A.          Keperibadian, kepemimpinan pembelajaran, pengembangan sekolah, manajerial dan supervise
B.          Kepemimpinan pembelajaran, pengembangan sekolah, manajerial, kewirausahaah, dan supervise
C.          Manajemen sekolah, manajemen sumber daya, kewirausahaan, social, dan supervisi
D.         Kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervise, dan social

51.         Dari aspek manajerial sekolah, pengawas dapat menentukan nilai kinerja kepala sekolah dalam melaksanakan tugas pokok dan tanggungjawabnya melalui . . . .  
A.          Keberhasilan dalam ujian nasional dimana peserta didik mencapai kelulusan hingga 100%
B.          Situasi sekolah yang kondusif sehingga peserta didik belajar dengan tertib dan nyaman
C.          Tercapainya program kerja sekolah sesuai dengan visi dan misi sekolah
D.         Kekompakan semua warga sekolah dalam mencapai visi, misi, dan tujuan

52.         Aspek yang dinilai dalam penilaian kinerja guru meliputi . . . .
A.         Perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, proses bimbingan dan pelaksanaan tugas tambahan.
B.         Perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran.
C.         Administrasi pembelajaran, kedisiplinan, tingkah laku sehari-hari dalam pembelajaran.
D.        Kelengkapan perangkat pembelajaran, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.

53.         Untuk mengetahui keefektifan kepemimpinan kepala sekolah dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, instrument yang paling tepat digunakan adalah . . . .
A.         Lembar isian akademik
B.         Kuesioner kompetensi manajerial
C.         Studi dokumen tentang sarana prasarana
D.        Wawancara tentang pengembangan sekolah

54.         Perangkat pelaksanaan penilaian kinerja yang digunakan untuk menilai kinerja kepala sekolah dan guru (PKG) adalah . . . .
A.          Pedoman penilaian, daftar pertanyaan, laporan hasil penilain, format hasil PKG
B.          Peraturan menteri, instrument penilaian, hasil penilaian
C.          Perundang-undangan, peraturan menteri, pedoman dan instrument
D.         Instrumen penilaian, hasil penilaian, daftar pertanyaan

55.         Peraturan perundang-undangan yang menjelaskan tentang cara penilaian kinerja guru adalah . . . .
A.         Permenpan R & B Nomor 16 tahun 2009
B.         Permenpan R & B Nomor 21 tahun 2010
C.         PP Nomor 74 tahun 2008
D.        SKB Nomor 01 /III & 6 / 2010

56.         Untuk menilai kompetensi kepribadian guru, maka pengawas dapat menggunakan Instrumen berikut, kecuali . . . .
A.          Kuesioner
B.          Sosiometri
C.          Tes lisan
D.         Wawancara

57.         Alat ukur kinerja kepala sekolah hendaknya mengandung aspek-aspek berikut, kecuali ….
A.          Kewirausahaan
B.          Pelaksanaan supervisi
C.          Manajemen berbasis sekolah
D.         Kepemimpinan pembelajaran

58.         Seorang kepala sekolah yang sedang studi di S2 melakukan penelitian untuk tesis yang berjudul: “Pengaruh persepsi tentang sertifikasi Guru, kepemimpinan kepala sekolah, dan motivasi kerja terhadap kinerja Guru SMA di kota Tanggerang”. Untuk penelitian tersebut, rekomendasi yang diarahkan dalam menentukan rumusan tujuan penelitian secara kumulatif yang paling tepat adalah . . . .
A.         Untuk mengetahui pengaruh persepsi tentang sertifikasi guru, kepemimpinan kepala sekolah, dan motivasi kerja terhadap kinerja guru SMA di kota Tanggerang.
B.         Untuk mengetahui pengaruh persepsi tentang sertifikasi guru dan motivasi kerja terhadap kinerja guru SMA di kota Tanggerang.
C.         Untuk mengetahui pengaruh persepsi tentang sertifikasi guru dan kepemimpinan kepala sekolah, dan motivasi kerja terhadap kinerja guru SMA di kota Tanggerang.
D.        Untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepela sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru SMA di kota Tanggerang.
59.         Seorang pengawas menjelaskan pada guru yang sedang melakukan penelitian bahwa bahan pustaka yang dikaji dan dipaparkan dalam kajian pustaka (kajian teori) didasarkan pada tiga criteria, kecuali . . . .
A.         Prinsip kemutakhiran (minimal 80% pustaka yang dirujuk terbit sepuluh tahun terakhir).
B.         Prinsip keprimeran (minimal 80% pustaka yang dirujuk berasal dari hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal, skipsi, tesis, disertasi dan laporan penelitian).
C.         Prinsip Relevansi, yaitu hanya pustaka yang relevan dengan masalah yang diteliti saja yang dirujuk.
D.        Prinsip keefektifan, yaitu hanya pustaka yang ada saja dan tidak terlalu bnyak saja  yang dirujuk.

60.         Seorang guru melakukan penelitian berjudul “Penggunaan pendekatan pembelajaran Contextual Teaching ang Learning (CTL) untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran biologi kelas X SMA Taruna Husada”. Sebagai pengawas, arahan kerangka teori/koseptual yang harusnya dirinci pada kajian pustaka minimal mencakup . . . .
A.         Peningkatan belajar, aktivitas belajar, model pembelajaran CTL, pengaruh penggunaan model pembelajaran CTL terhadap aktivitas belajar, dan prestasi belajar.
B.         Aktiv belajar, model pembelajaran CTL, motode penelitian, penelitian tindakan kelas, dan pengaruh penggunaan model pembelajaran CTL terhadap aktivitas belajar dan prestasi belajar.
C.         Aktivitas belajar, model pembelajaran CTL, dan prestasi belajar.
D.        Aktivitas belajar, model pembelajaran CTL, penelitian tindakan kelas, permasalahan pembelajaran, dan pengaruh penggunaan model pembelajaran CTL terhadap prestasi belajar.

61.         Dalam melakukan penelitian (khususnya penelitian kuantitatif), kajian teori harus dilakukan secara mendalam sehingga punya dasar yang kokoh. Berikut ini bukan merupakan fungsi dari teori dalam penelitian kuantitatif, adalah . . . .
A.          Sebagai dasar untuk menentukan variable penelitian dan tujuan penelitian.
B.          Untuk memperjelas dan mempertajam ruang lingkup, variable yang akan diteliti.
C.          Untuk merumuskan hopotensi dan menyusun unstrumen penelitian
D.         Digunakan untuk memperkuat temuan hasil penelitian.

62.         Pada penelitian kuantitatif, bagian metodologi penelitian harus dirancang secara spesifik, jelas, rinci, ditentukan secara mantap sejak awal, dan menjadi pemegang langkah dari awal. Yang paling tepat disarankan pengawas untuk disampaikan kepada guru tentang hal-hal pokok yang harus ada/ disusun pada bagain metodologi penelitian adalah . . . .
A.          Rancangan penelitian, populasi dan sample, iji validitas dan relibilitas, teknik pengumpulan data, pembahasan dan teknik analisi data.
B.          Rancangan penelitian, populasi dan sample, instrument penelitian, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data.
C.          Rancangan penelitian, populasi dan sample, instrument penelitian, analisis data, dan interprstasi.
D.         Populasi dan sample, teknik pengambilan sample, instrument penelitian, hipotesis penelitian, pengumpulan data, dan analisis data.

63.         Dari hasil diskusi yang dilaksanakan pengawas dengan seorang guru matematika membuat guru tersebut berkeinginan untuk menerapkan suatu metode pembelajaran baru, yang diterapkan melalui PTK. Pada pelaksanakan PTK guru memperhatikan nilai kememampuan awal (pretest), keaktifan siswa (partisipasi dalam pembelajaran: bertanya, menjawab, memberikan tanggapan, dll) dan kemampuan akhir (postest) dari materi yang disampaikan. Pelaksanaan PTK dilakukan sebanyak 2 siklus yang diikuti oleh 20 orang siswa. Adapun skor nilai yang diperoleh melalui pengukuran seperti disajikan pada table berikut:

Nama
Siswa
Pre-test
Partisi
pasi
Pos
test
Nama
Siswa
Pre-
test
Partisi
pasi
Pos-
test
Ahmad
6
6
6
Kamil
7
6
8
Badu
6
6
9
Lamri
7
5
8
Charly
6
7
7
Maula
4
6
8
Deny
6
5
7
Natali
5
7
7
Erma
7
7
7
Octo
6
7
6
Faridah
5
9
8
Parlin
7
8
9
Gali
5
9
8
Qomar
7
7
8
Hasan
6
6
7
Rosida
7
8
8
Imran
6
6
8
Siti
6
6
7
Jamal
7
6
8
Taufik
6
7
8
Berdasarkan table di atas, rata-rata skor nilai akhir (postest) yang diperoleh para siswa dengan metode Pembelajaran tersebut adalah . . . .
A.         6,6
B.         6,7
C.         7,6
D.        7,7

64.         Suatu penelitian yang dilakukan oleh seorang guru berjudul: “Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Tata Ruang kantor terhadap Efisiensi kerja guru SMP di Kabupaten Banyumas”. Saran dari pengawas dalam pengambilan sample, teknik sampling yang paling tepat adalah:
A.   Proportional random sampling
B.   Area random sampling
C.    Proporsive random sampling
D.   Kuota random sampling

65.         Suatu penelitian yang berjudul “pengaruh sertifikasi guru terhadap kinerja guru pada SD di kota Mojokerto”. Dengan jumlah sample 360 guru, telah dilaksanakan oleh seorang pengawas. Temuan hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru yang telah tersertifikasi memiliki beberapa hal, yaitu:
1.      Perencanaan pembelajaran dengan skor dalam kategori tinggi,
2.      Pelaksanaan pembelajaran dengan skor dalam kategori tinggi,
3.      Penilaian pembelajaran dengan skor dalam kategori tinggi,
4.      Penelitian tindakan kelas dengan skor dalam kategori rendah.
Berdasar hasil penelitian hasil penelitian tersebut, yang harus dilakukan pengawas adalah . . . .
A.         Merekomdasikan kepada dinas pendidikan kota/ kabupaten untuk mengadakan diklat penelitian.
B.         Membimbing guru satu persatu dalam hal penelitian.
C.         Mendorong guru untuk segera melakukan penelitian.
D.        Meminta kepela sekolah untuk membimbing gurunya tentang penelitian.

66.         Suatu instrument yang telah dikembangkan dan diujicobakan akan diuji validitas dan rehabilitasnya. Juka uji Validitas dilakukan dengan mengkorelasikan antara skor butir dan skor jumlah dengan signifikansi 5% (artinya jika signifikansinya         item valid) dan menggunakan analisis menggunakan analisis korelasi pearson, diperoleh hasil analisis seperti table dibawah.
Item

Y
X1

X2

X3

X4
Pearson Correlation
Sig. (2-talled)
Pearson Correlation
Sig. (2-talled)
Pearson Correlation
Sig. (2-talled)
Pearson Correlation
Sig. (2-talled)

.236
.398
.553(*)
.032
.395
-145
.695(**)
.004
            **Signifikansi 1%
            * Signifikansi 5%

Sebagai pengawas sekolah jika ditanya oleh guru, pernyataan berikut yang paling tepat dari analisis ini adalah . . . .
A.         Item X2 dan X4 tidak valid, dan X1 dan X3 valid pada signifikansi dibawah 1%
B.         Item x1 dan X3 tidak valid dan X2 dan X4 valid pada signifikansi dibawah 1%
C.         Item x1 dan X3 tidak valid dan X2 dan X4 valid pada signifikansi dibawah 5%
D.        Item X2 dan X4 tidak valid, dan X1 dan X3 valid pada signifikansi dibawah 5%

67.         Sebelum melakukan pengumpulan data di lapangan, seorang peneliti harus mengembangkan instrument yang berkualitas dari segi validitas dan rehabilitasnya. Jika seorang guru menanyakan kepada pengawas tentang kegunaan uji validitas, maka pengawas dapat merasionalkan dengan jawaban sebagai berikut:
A.         Uji validitas untuk mengetahui apakah butir instrument penelitian tersebut dapat mengukur apa yang seharusnya diukur.
B.         Uji validitas untuk mengetahui apakah istrumen p[enelitian tersebut dapat mengukur secara ajeg/sama walaupun digunakan berkali-kali.
C.         Uji validitas untuk mengetahui apakah instrument penelitian tersebut dapat mengukur apa yang seharusnya diukur dan ajeg.
D.        Uji Uji validitas untuk mengetahui apakah instrument penelitian tersebut dapat mengukur secara ajeg dan menghasilkan data yang akurat.

68.         Suatu penelitian yang dilakukan oleh pengawas berjudul: “upaya peningkatan produktivitas kerja guru SDN 5 Madyapuro Malang”, dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang paling tepat dari penelitian tersebut adalah ….
A.         Tes
B.         Kuesioner
C.         Wawancara
D.        Observasi

69.         Setiap penelitian mempunyai teknik pengumpulan data yang berbeda tergantung jenis dan pendekatannya. Untuk penelitian kualitatif, saran yang paling tepat disampaikan paengawas sehubungan dengan teknik pengumpul datanya adalah . . . .
A.         Participant observation, in dept interview, dokumen, dan kuesioner.
B.         Kuesioner, observasi, dan wawancara terstruktur
C.         Kuesioner, observasi, dan dokumentasi
D.        Participant observavation, in dept interview, dokumentasi, dan triangulasi.

70.         Seorang guru melakukan suatu penelitian dengan mengembangkan instrument untuk menggali data. Jika persyaratan sampelnya harus besar dan representative,sedapat mungkin random dan ditentukan sejak awal, maka penentuan sample tersebut termasuk dalam karakteristik metode penelitian . . . .
A.         Naturalistrik
B.         Kualitatif
C.         Kuantitatif
D.        Semi kualitatif

71.         Seorang kepala sekolah melakukan suatu penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Dia mengumpulkan data berdasarkan instrument yang telah dikembangkan. Agar hasil penelitian dapat disimpulkan, maka saran dari pengawas yang seharusnya diberikan kepada kepala sekolah tersebut untuk langkah selanjutnya adalah . . . .
A.         Mentabulasikan data, menganalisis data, dan menginterprestasikan hasil penelitian.
B.         Menguji validitas, daya beda, tingkat kesukaran dan menentukan reliabilitas data hasil penelitian.
C.         Menetapkan metode, menguji validitas, menganalisis data dan menginterprestasikan hasil analisis.
D.        Menentukan jumlah sample, mentabulasikan data, menginterprestasikan hasil analisis dan menyimpulkan.

72.         Dalam suatu penelitian, kepala sekolah/ guru mengumpulkan data dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berikut ini cara pengolahan data yang seharusnya disarankan pengawas kepada guru/kepala sekolah, kecuali . . . .
A.         Mereduksi data, yaitu peneliti merangkum, mengambil data yang pokok dan penting, dan membuat kategorisasi.
B.         Menyajikan (display) data, yaitu menyusun uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori flowchart dan sejenisnya.
C.         Penarikan kesimpulan dan verifikasi,yaitu kesimpulan awal yang masih bersifat sementara, dan akan berubah bila ditemukan bukti-bukti yang yang kuat.

D.        Mentabulasi data dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam bentuk angka-angka.

=============================================================





= Baca Juga =



Blog, Updated at: 22.22.00

0 komentar:

Posting Komentar

Search Artikel

-----------------------------------------

-----------------------------------------

Statistik Blog

Pengikut

---------------------------------------

CB