Metode Pembelajaran Bermain Peran

Posted by Aina Mulyana Senin, 07 November 2011 0 komentar

1.      Pengertian Bermain Peran
Metode bermain peran adalah berperan atau memainkan peranan dalam dramatisasi masalah sosial atau psikologis. Bermain peran adalah salah satu bentuk permainan pendidikan yang di gunakan unutk menjelaskan perasaan, sikap, tingkah laku dan nilai, dengan tujuan untuk menghayati perasaan, sudut pandangan dan cara berfikir orang lain (Depdikbud, 1964:171).
Melalui metode bermain peran siswa diajak untuk belajar memecahkan masalah pribadi, dengan bantuan kelompok sosial yang anggotanya teman-temannya sendiri. Dengan kata lain metode ini berupaya membantu individu melalui proses kelompok sosial. Melalui bermain peran, para siswa mencoba mengeksploitasi masalah-masalah hubungan antar manusia dengan cara memperagakannya. Hasilnya didiskusikan dalam kelas.
Proses belajar dengan menggunakan metode bermain peran diharapkan siswa mampu menghayati tokoh yang dikehendaki, keberhasilan siswa dalam menghayati peran itu akan menetukan apakah proses  pemahaman, penghargaan dan identifikasi diri terhadap nilai berkembang: (Hasan, 1996: 266).

2.      Tujuan Penggunaan Bermain Peran
Tujuan dari penggunaan metode bermain peran adalah sebagai berikut :
a.       Untuk motivasi siswa,
b.      Untuk menarik minat dan perhatian siswa,
c.       Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi situasi dimana mereka mengalami emosi, perbedaan pendapat dan permasalahan dalam lingkungan kehidupan sosial anak,
d.      Menarik siswa untuk bertanya,
e.       Mengembangkan kemampuan komusikasi siswa,
f.       Melatih siswa untuk berperan aktif dalam kehidupan nyata,

3.      Langkah-langkah dan persiapan bermain peran
Agar proses pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode bermain peran tidak mengalami kaku, maka perlu adanya langkah-langkah yang harus kita pahami terlebih dahulu ( Dahlan ; 1984) adalah sebagai berikut :
1.      Identifikasi masalah dengan cara memotivasi para peserta didik,
2.      Memilih tema,
3.      Menyusun skenario pembelajaran,
4.      Pemeranan,
5.      Tahapan diskusi dan evaluasi,
6.      Melakukan pemeranaan ulang,melakukan diskusi dan evaluasi,
7.      Membagi pengalaman dan menarik generalisasi.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Metode Pembelajaran Bermain Peran
Ditulis oleh Aina Mulyana
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://ainamulyana.blogspot.com/2011/11/metode-pembelajaran-bermain-peran.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

Statistik Tayang

Jadwal Shalat Untuk Pandeglang dan Sekitarnya

Pendidikan Kewargegaraan | Copyright of PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN.

HALAMAN UTAMA ( BERANDA )

DAFTAR ISI BLOG