MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIFE TEAM-ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI)

Posted by Aina Mulyana Rabu, 30 Mei 2012 0 komentar
Pembelajaran      ini  menggabungkan       pembelajaran     kooperatif     dengan bantuan individu kepada siswa yang lemah. Tokoh pembelajaran    ini adalah Slavin, Leavy, dan Madden,1985 (Mohamad Nur,2000).
Menurut      Amin     Suyitno    (2006:10):    Model     Pembelajaran     Kooperatif        tipe    Team-Assisted      Individualization    termasuk     pembelajaran   kooperatif   yang   diikuti  pemberian   bantuan  secara   individu   bagi    siswa   yang   memerlukannya.       Model    Pembelajaran     TAI   memiliki    delapan komponen:
a.   Teams,   yaitu   pembentukan   kelompok   yang   heterogen   yang   terdiri            atas 4 sampai 5 siswa.
b.   Pemberian   pre-test   kepada   siswa   atau   melihat   rata-rata   nilai   harian siswa agar guru mengetahui kelemahan siswa pada bidang tertentu.
c.   Melaksanakan tugas dalam kelompok dengan menciptakan situasi di       mana      keberhasilan     individu    ditentukan    atau   dipengaruhi     oleh       keberhasilan kelompoknya.
d.   Tindakan    belajar   yang   dilaksanakan     oleh   kelompok      dan    guru       memberikan         bantuan     secara     individu    kepada      siswa    yang       membutuhkannya.
e.   Pemberian    skor   terhadap   hasil  kerja   kelompok     dan  penghargaan       terhadap     kelompok      yang   berhasil   dan   yang    dipandang     kurang   berhasil dalam menyelesaikan tugas.
f.    Pemberian    materi   secara   singkat   dari  guru  menjelang     pemberian       tugas kelompok.
g.  Pelaksanaan tes-tes kecil berdasarkan fakta yang diperoleh siswa.
h.   Pemberian   materi   oleh   guru   kembali   di   akhir   pembelajaran   dengan   strategi pemecahan masalah.
Tahapan-tahapan pembelajaran model TAI adalah sebagai berikut:
1)      Guru menentukan suatu pokok bahasan yang akan disajikan kepada        siswa dengan mengadopsi model pembelajaran TAI.
2)      Guru menjelaskan kepada seluruh siswa tentang akan diterapkannya       model pembelajaran TAI, sebagai suatu variasi model pembelajaran.        Guru menjelaskan kepada siswa tentang pola kerja sama antar siswa        dalam suatu kelompok.
3)      Guru    menyiapkan      materi    bahan    ajar   yang    harus    dikerjakan        kelompok,      bila  terpaksa    guru   dapat   memanfaatkan       LKS    yang        dimiliki oleh siswa.
4)      Guru memberikan pre-tes tentang materi yang akan diajarkan. Pre tes        ini bisa diganti dengan hasil ulangan harian.
5)      Guru menjelaskan materi baru secara singkat.
6)      Guru membentuk kelompok kecil dengan anggota 4 – 5 siswa pada        tiap     kelompoknya.        Kelompok        dibuat      heterogen      tingkat        kepandaiannya        dengan      memperhatikan         keharmonisan       kerja   kelompok.
7)      Guru    menugasi     kelompok      dengan    dengan    bahan    yang    sudah    disiapkan.
8)      Ketua   kelompok      melaporkan     keberhasilan     atau  hambatan     yang   dialami    anggota   kelompoknya      kepada    guru.  Jika  diperlukan    guru    melakukan bantuan secara individual.
9)      Ketua kelompok harus dapat menetapkan bahwa setiap anggota telah        memahami   materi   bahan   ajar   yang   diberikan   guru,   dan   siap   untuk diberi ulangan oleh guru. Setelah ulangan diberi ulangan, guru harus        mengumumkan   hasilnya   dan   menetapkan   kelompok   terbaik   sampai        kelompok yang kurang berhasil (jika ada).
10)  Guru memberikan tes kecil berdasarkan fakta yang diperoleh siswa.
11)  Menjelang akhir waktu, guru memberikan latihan pendalaman secara        klasikal dengan menekankan strategi pemecahan masalah.    
12)  Guru dapat memberikan tes formatif sesuai dengan kompetensi yang            ditentukan.
Penerapan model pembelajaran   Kooperatif   tipe   Team- Assisted Individualization (TAI) merupakan salah satu solusi   pembelajaran       untuk   meningkatkan      keaktifan    siswa   dan    hasil   belajar.  

DAFTAR       PUSTAKA

Dimyati dan Mudjiono. 2002. Belajar Dan Pembelajaran. Departemen           Pendidikan Dan Kebudayaan dan Rineka Cipta.

Gulo,     W.   2002.     Strategi    Belajar    Mengajar.     Jakarta:   Gramedia           Widiasarana Indonesia.

Ibrahim,     Muslimin    dkk.   2000.  Pembelajaran       Kooperatif.    Surabaya:           Universitas Negeri Surabaya.


Nasution,    S.  2003.  Berbagasi     Pendekatan    dalam    Proses   Belajar   dan           Mengajar. Bumi Aksara.

Nur,   Mohamad   dan   Prima   Retno   Wikandari   2000.   Pengajaran   Berpusat           kepada Siswa dan Pendekatan Konstruktivis dalam Pengajaran.            Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIFE TEAM-ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI)
Ditulis oleh Aina Mulyana
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://ainamulyana.blogspot.com/2012/02/model-pembelajaran-kooperatif-tife-team.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

HALAMAN UTAMA ( BERANDA )

Statistik Tayang

Cek NRG

Jadwal Shalat Untuk Pandeglang dan Sekitarnya

Renungan

Pendidikan Kewargegaraan | Copyright of PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN.