METODE PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN

Posted by Aina Mulyana Minggu, 12 Februari 2012 1 komentar
1.        Pengertian Bermain Peran
Metode bermain peran adalah berperan atau memainkan peranan dalam dramatisasi masalah sosial atau psikologis.Bermain peran adalah salah satu bentuk permainan pendidikan yang di gunakan unutk menjelaskan perasaan, sikap, tingkah laku dan nilai, dengan tujuan untuk menghayati perasaan, sudut pandangan dan cara berfikir orang lain (Depdikbud, 1964:171).
Melalui metode bermain peran siswa diajak untuk belajar memecahkan masalah pribadi, dengan bantuan kelompok sosial yang anggotanya teman-temannya sendiri. Dengan kata lain metode ini berupaya membantu individu melalui proses kelompok sosial.
Melalui bermain peran, para siswa mencoba mengeksploitasi masalah-masalah hubungan antar manusia dengan cara memperagakannya. Hasilnya didiskusikan dalam kelas.
Proses belajar dengan menggunakan metode bermain peran diharapkan siswa mampu menghayati tokoh yang dikehendaki, keberhasilan siswa dalam menghayati peran itu akan menetukan apakah proses  pemahaman, penghargaan dan identifikasi diri terhadap nilai berkembang: (Hasan, 1996: 266).

2.        Tujuan Penggunaan Bermain Peran
Tujuan dari penggunaan metode bermain peran adalah sebagai berikut :
a.       Untuk motivasi siswa,
b.      Untuk menarik minat dan perhatian siswa,
c.       Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi situasi dimana mereka mengalami emosi, perbedaan pendapat dan permasalahan dalam lingkungan kehidupan sosial anak,
d.      Menarik siswa untuk bertanya,
e.       Mengembangkan kemampuan komusikasi siswa,
f.       Melatih siswa untuk berperan aktif dalam kehidupan nyata

3.        Langkah-langkah dan persiapan bermain peran
Agar proses pelaksanaan pembelajaran IPS dengan menggunakan metode bermain peran tidak mengalami kaku, maka perlu adanya langkah-langkah yang harus kita pahami terlebih dahulu ( Dahlan ; 1984) adalah sebagai berikut :
1.    Identifikasi masalah dengan cara memotivasi para peserta didik,
2.    Memilih tema,
3.    Menyusun skenario pembelajaran,
4.    Pemeranan,
5.    Tahapan diskusi dan evaluasi,
6.    Melakukan pemeranaan ulang,melakukan diskusi dan evaluasi tahap 2,
7.    Membagi pengalaman dan menarik generalisasi

4.        Metode Bermain Peran Dalam Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar
Penggunaan metode bermain peran tidak terlepas dari kegiatan tanya jawab dan evalusi. Pembelajaran IPS dengan menggunakan bermain peran siswa akan menemukan bahwa dengan  pemeranan para pemain dan pengamat memiliki kesempatan untuk merefleksikan apa yang sedang terjadi.
Bermain peran dapat digunakan untuk melatih para siswa mengekspesikan masalah-masalah hubungan manusia, serta untuk mengilustrasikan bagaimana bermain peran bisa digunakan untuk mengembangkan kemampuan perasaan, sikap dan nilai.

Bahan Bacaan:
Depdikbud (1999). Penelitian Tindakan Kelas , Jakarta : Depdikbud
AI Muchtar, S (2001) Epistemologi Pendidikan IPS , Bandung; Gelar Pustaka Mandiri
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Suplemen kurikulum 1994) Jakarta; Depdikbud
Dahlan MD. (1990) Model-model Mengajar, Bandung; Diponogoro.
David, I.K  (1987) Pengelolaan Belajar, Jakarta: David_MC. Coy, Inc
Dahar. RW. (1996) Teori-teori Belajar , Jakarta ; Erlangga.
Gulo W (2002) Strategi belajar mengajar, Jakarta; Gramedia.
Hasan S.N (1996) Pendidikan ilmu-ilmu sosial buku 1 dan 2, Bandung, Jurusan  Pendidikan Sejarah UPI.
Sukamadinata (2006), Kurikulum dan Pembelajaran kompetensi; Bandung: Yayasan Kusuma karya.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: METODE PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN
Ditulis oleh Aina Mulyana
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://ainamulyana.blogspot.com/2012/02/metode-pembelajaran-bermain-peran.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

1 komentar:

zulkifli ijul mengatakan...

tanks pak artikelnya, sangat membantu

Poskan Komentar

KISI-KISI UN 2015

Soal Latihan UN 2015

Statistik Tayang

Pendidikan Kewargegaraan | Copyright of PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN.