Latihan Soal Tes Substantif PPG Prajabatan Tahun 2023-2024. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengundang Putra/Putri terbaik bangsa yang memiliki minat, bakat, dan panggilan jiwa menjadi guru untuk mengikuti seleksi calon Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Tahun 2023.
Sebelum Anda membaca Latihan Soal Tes Substantif PPG Prajabatan Tahun
2023-2024, berikut ini ketentuan terkait Persyaratan Calon Mahasiswa PPG
Prajabatan Tahun 2023 yakni: 1) Warga Negara Indonesia (WNI); 2) tidak
terdaftar sebagai Guru/Kepala Sekolah pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan Simpatika;
3) berusia paling tinggi 32 (tiga puluh dua) tahun pada 31 Desember tahun
pendaftaran; 4) memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat
(D-IV) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti) atau
terdata pada basis unit data unit Penyetaraan Ijazah Luar Negeri bagi lulusan
perguruan tinggi di luar negeri; 5) memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK)
paling rendah 3,00 (tiga koma nol nol); 6) memiliki surat keterangan sehat
jasmani dan rohani (diserahkan pada saat lapor diri); 7) memiliki surat
keterangan berkelakuan baik (diserahkan pada saat lapor diri); 8) memiliki
surat keterangan bebas narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA)
(diserahkan pada saat lapor diri); 9) menandatangani pakta integritas; dan 10) mengikuti
tahapan seleksi yaitu seleksi administrasi, tes substantif, dan tes wawancara.
Secara Kuota nasional
Program PPG Prajabatan Tahun 2023 adalah 59.019 mahasiswa. Bidang studi PPG
Prajabatan yang dibuka adalah: Bidang Studi Umum: Guru Kelas SD, Bahasa
Indonesia, Matematika, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Ilmu Pengetahuan
Sosial (IPS), Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan (PKn), Sejarah, Seni Budaya, Bimbingan dan Konseling, Bahasa
Jerman, Bahasa Prancis, Muatan Lokal Bahasa Jawa, Bahasa Sunda dan Bahasa Bali.
Selain itu juga termasuk bidang
studi vokasi untuk calon guru SMK, yakni bidang studi Pemasaran, Manajemen
Perkantoran dan Layanan Bisnis, . Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim, Teknik
Mesin, Teknik Ketenagalistrikan, Teknik Elektronika, Kuliner, Teknik Konstruksi
dan Perumahan, Busana, Animasi, Perhotelan, Agriteknologi Pengolahan Hasil
Pertanian, Nautika Kapal Penangkapan Ikan, Pekerjaan Sosial, Teknik Geologi
Pertambangan
Perkuliahan PPG Prajabatan
dilaksanakan selama dua semester dan biaya Pendidikan untuk setiap semester sebesar
Rp 8.500.000,00 (delapan juta lima ratus ribu rupiah). Calon mahasiswa yang
dinyatakan lulus seleksi dan ditetapkan sebagai mahasiswa PPG Prajabatan Tahun 2023
akan memperoleh beasiswa dalam bentuk biaya pendidikan sebesar Rp 17.000.000,00
(tujuh belas juta rupiah) untuk mengikuti perkuliahan selama dua semester atau satu
tahun.
Ada tiga tahapan seleksi
yang akan dilaksanakan, yaitu: Tahap I yakni Seleksi administrasi, yaitu untuk
menyeleksi berkas dan persyaratan administrasi yang dilakukan secara daring/online
melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan (SIMPKB). Tahap II yakni Tes substantif, meliputi Tes Penguasaan
Bidang dan Tes Kemampuan Dasar Literasi dan Numerasi yang dilaksanakan secara
luring/offline pada Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang ditunjuk. Teknis pelaksanaan
tes menggunakan aplikasi Computer Assisted Test Asesmen Nasional Berbasis
Komputer (CAT ANBK). Tahap III adalah Tes wawancara untuk menggali kompetensi
professional dan personal calon mahasiswa, yang dilaksanakan secara
daring/online melalui media/platform virtual meeting. Tahapan seleksi bersifat
sekuensial sehingga jika dinyatakan tidak lulus pada salah satu tahap, maka
tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya. Adapun biaya pendaftaran seleksi tahap
I dan II sebesar Rp 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) ditanggung oleh calon
mahasiswa.
Adapun tatacara pendaftaran
adalah sebagai berikut. 1) Pendaftar wajib memiliki alamat pos elektronik (email)
yang aktif dan nomor seluler (handphone) aktif yang terkoneksi pada aplikasi
whatsapp. 2) Pendaftar mengakses laman https://ppg.kemdikbud.go.id, lalu
memilih menu “Daftar PPG Prajabatan”, kemudian pilih “Daftar sebagai Peserta”. 3)
Pendaftar membuat akun pendaftaran aplikasi SIMPKB menggunakan email yang
aktif. Kemudian pendaftar akan menerima email yang berisi tautan konfirmasi pendaftaran.
Klik tautan untuk melanjutkan proses pendaftaran. 4) Pendaftar memasukkan Nomor
Induk Kependudukan (NIK), Nama, Jenis Kelamin dan Tanggal Lahir. Pada tahap ini,
NIK, Nama, Jenis Kelamin dan Tanggal Lahir akan diverifikasi secara otomatis. Akun
berhasil terbentuk jika data calon mahasiswa dinyatakan valid dan memenuhi pada
poin bagian A, angka 1 s.d. 3. 5) Pendaftaran lanjutan dengan cara login pada aplikasi
SIMPKB dengan menggunakan username dan password yang telah dibuat diawal pendaftaran.
Calon mahasiswa melengkapi isian: a) Biodata diri; b) Data kemahasiswaan; c) Bidang
studi PPG; d) Data pendukung lainnya, seperti pengalaman mengikuti pelatihan,
berorganisasi, menjadi sukarelawan, melatih/mengembangkan orang lain dan hobi; e)
Esai; f.) Mengunggah dokumen antara lain: (1) Foto terbaru berpakaian formal
(kemeja putih, berdasi hitam, rambut rapi, bagi yang berhijab menggunakan
jilbab warna hitam) dan berlatar belakang warna biru. Ukuran file maksimal 1Mb.
(2) Pakta integritas yang telah ditandatangani di atas materai Rp 10.000,00
(sepuluh ribu rupiah). (3) Bagi calon mahasiswa lulusan Luar Negeri mengunggah
SK Penyetaraan Ijazah Luar Negeri dan transkrip asli dari Perguruan Tinggi
asal. 6. Verifikasi data kemahasiswaan dan linieritas Program Studi S-1/D-IV dengan
bidang studi PPG yang dipilih dilakukan secara sistem, dan jika dinyatakan valid/linier
maka pendaftar dapat melanjutkan ke proses pembayaran biaya pendaftaran
seleksi. Jika tidak valid/linier, maka proses pendaftaran tidak dapat
dilanjutkan. 7) Pendaftar melakukan pembayaran biaya pendaftaran seleksi untuk mengikuti
tes substantif (seleksi tahap II) setelah semua data administrasi dinyatakan
memenuhi syarat. Pada langkah ini, pendaftar akan diminta untuk memilih lokasi
tes substantif (lokasi TUK) sesuai dengan lokasi yang masih tersedia. Setelah
memilih lokasi tes, segera lakukan pengajuan kode bayar untuk mengunci sementara
slot lokasi tes. Mekanisme pembayaran dilakukan sesuai petunjuk yang tertera
pada aplikasi SIMPKB. Pembayaran yang terverifikasi berhasil akan mengunci
penuh slot lokasi tes subtantif. 8) Pendaftar mencetak kartu tes substantif
melalui aplikasi SIM PKB pada masa cetak kartu tes dengan ketentuan wajib menyelesaikan
seluruh esai. Pada kartu tes, akan tertera jadwal dan titik lokasi tes untuk
mengikuti tes substantif secara luring. 9) Peserta seleksi mengikuti tes
substantif; 10) Pengumuman hasil tes substantif dapat dilihat pada aplikasi
SIMPKB menggunakan akun pendaftaran masing-masing; 11) Peserta seleksi yang
dinyatakan lulus tes substantif akan memperoleh informasi jadwal tes wawancara
pada aplikasi SIMPKB menggunakan akun pendaftaran masing-masing; 12) Peserta
seleksi mengikuti tes wawancara secara daring menggunakan ruang pertemuan virtual
yang disediakan; 13) Pengumuman hasil tes wawancara dapat dilihat pada aplikasi
SIMPKB menggunakan akun pendaftaran masing-masing; 14) Peserta seleksi yang
dinyatakan lolos tes wawancara, akan diproses untuk penempatan ke Perguruan
Tinggi sesuai dengan bidang studi PPG yang dipilih; 15) Calon mahasiswa
mengonfirmasi kesediaan mengikuti PPG Prajabatan di Perguruan Tinggi yang
ditentukan pada aplikasi SIMPKB sesuai dengan jadwal masa konfirmasi; 16)
Direktorat Jenderal GTK akan menetapkan mahasiswa PPG Prajabatan Tahun 2023 sesuai
kuota nasional yang dibuka.
Berikut ini Contoh atau Latihan Soal Tes Substantif PPG Prajabatan Tahun
2023-2024 yang mungkin dapat membantu memperkaya wawasan Anda calon peserta
PPG Prajabatan.
Demikian informasi tentang Contoh
atau Latihan Soal Tes Substantif PPG
Prajabatan Tahun 2023-2024. Semoga ada manfaatnya.